Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Nelayan Lhok Bakongan, Aceh Selatan, mengeluh muara yang semakin dangkal sehingga menghambat aktivitas keluar masuk kapal.
Bahkan, kondisi ini kerap memicu kecelakaan laut seperti kapal terbalik, tenggelam, hingga mengalami kerusakan berat.
“Sering terjadi musibah yang tidak dapat dielakkan akibat pendangkalan muara sehingga ada armada yang terbalik, tenggelam dan pecah atau rusak berat,” kata perwakilan Nelayan Bakongan Syafudin pada Khanduri Laot Lhok Bakongan, Kamis (30/4/2026).
Lebih lanjut, Nelayan berharap Bupati Mirwan dapat membantu dengan memberikan mesin penyedot pasir untuk menjaga kedalaman kuala dan muara.
Menanggapi itu, Bupati Aceh Selatan Mirwan menegaskan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan meminta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) segera menyusun program pengadaan mesin penyedot pasir.
“Kepada Kepala DKP segera untuk membuat pogram ini supaya masyarakat kita terbantu dengan adanya mesin penyedot pasir,” pungkasnya.
Baca juga: VIDEO Menkop dan Wamen KP RI Resmikan SPBUN KNTI di Aceh Selatan
Setelah kegiatan Khanduri Laot, Bupati Aceh Selatan juga meninjau langsung muara Bakongan. (*)