TRIBUN-BALI.COM - Lansia asal Nusa Penida Ni Wayan Suarti (76), kehilangan sejumlah perhiasan emas yang disimpan di bawah kasurnya.
Sebelum kehilangan perhiasan emas, Suarti sempat didatangi seorang pria bernama Kadek Arya. Pria tersebut sempat mengajak Suarti menikah dan ditolak. Pria itu kembali datang, sebelum Suarti kehilangan perhiasan emas.
Peristiwa ini terjadi di Banjar Sental Kawan, Desa Ped, pada Kamis, 15 Januari 2026 sekitar pukul 10.30 Wita. Namun, kasus tersebut baru dilaporkan ke polisi pada Rabu (29/4/2026).
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, menjelaskan korban saat kejadian hendak mengambil emas yang disimpan di bawah kasur, tetapi perhiasan tersebut sudah tidak ada.
“Korban sebelumnya sempat didatangi seorang pria bernama Kadek Arya, sejak sekitar tujuh bulan lalu. Pelaku bahkan sempat mengajak korban menikah, namun ditolak,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Baca juga: KEROYOK Rifky Usai Ditegur Halangi Jalan, 7 Orang Buron 1 Tertangkap! Pengroyokan di Panjer Denpasar
Baca juga: BAYI Dilahirkan di Kamar Mandi, Bukti Nyata Aksi Bejat Seorang Paman ke Gadis 15 Tahun di Jembrana!
Pada hari kejadian, pria tersebut kembali datang ke rumah korban dan sempat meminta izin untuk mengisi daya ponselnya di dalam kamar. Tak lama kemudian, ia meninggalkan rumah.
Merasa curiga, korban langsung memeriksa tempat penyimpanan emasnya. Saat itulah diketahui perhiasan berupa satu kalung emas 10 gram, satu gelang emas 10 gram, serta sepasang anting-anting seberat 3 gram telah hilang.
Korban bersama saksi kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Nusa Penida. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp44,4 juta.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. "Aparat masih memburu terduga pelaku yang identitasnya telah dikantongi berdasarkan keterangan korban," ungkapnya. (mit)