Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Alexandro Novaliano Demon Paku
POS-KUPANG. COM, OELAMASI - Seorang perempuan lanjut usia (lansia) ditemukan tidak bernyawa lagi atau meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Kamis (30/4/2026) sore.
Awal penemuan tersebut setelah warga mencium bau tidak sedap dari arah rumah korban yang selama ini tinggal seorang diri.
Korban diketahui berinisial P.K (72), seorang lansia yang selama ini tinggal seorang diri setelah ditinggal meninggal dunia oleh suaminya pada 2011.
Kasie Humas Polres Kupang, IPDA Lalu Rohandy Hidayat, Kepada POS.KUPANG, Kamis (30/4/2026) mengatakan penemuan korban bermula sekitar pukul 14.00 Wita saat seorang warga sedang memberi makan ternak kambing di belakang rumah korban.
Baca juga: Menyongsong Hardiknas 2026, Disdik Kabupaten Kupang Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Storytelling
Saat itu, saksi mencium aroma tidak sedap yang berasal dari dalam rumah korban sehingga menimbulkan kecurigaan.
“Saksi kemudian mengajak dua warga lain yang berada di sekitar lokasi untuk mengecek kondisi rumah korban,” ujar IPDA Lalu Rohandy Hidayat.
Dua warga tersebut diketahui berada di tempat penggilingan padi di samping rumah korban dan tempat tambal ban di seberang jalan depan rumah.
Ketiga saksi bersama sejumlah warga kemudian berinisiatif masuk ke dalam rumah korban yang dalam keadaan tertutup.
Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar dengan posisi terbaring di atas tempat tidur. Kedua tangan korban terbuka lebar, sementara kedua kaki tergantung di sisi tempat tidur.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Mendapat laporan warga, Tim Inafis Polres Kupang langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Olah TKP dipimpin Pamapta 1 Polres Kupang IPDA David Fanggidae bersama personel kepolisian dan tenaga medis.
Selain melakukan pemeriksaan di lokasi, polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tenaga medis dari Pustu Oebelo, korban diduga meninggal dunia akibat faktor usia serta memiliki riwayat penyakit hipertensi.
Keluarga Menerima sebagai Musibah
Korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 24 jam sebelum ditemukan warga.
IPDA Lalu Rohandy Hidayat menegaskan, hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada korban,” katanya.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan pemeriksaan dalam atau autopsi.(nov)