SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dalam rangka meningkatkan mobilitas masyarakat selama libur Hari Buruh Internasional (May Day), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menambah satu kereta kelas eksekutif pada rangkaian KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuklinggau.
Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa penambahan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, sekaligus menjawab tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat selama periode libur panjang akhir pekan.
“Untuk mengakomodasi liburan akhir pekan May Day, KAI Divre III Palembang menambah kapasitas tempat duduk satu kereta kelas eksekutif pada KA Sindang Marga dengan kapasitas sebanyak 50 tempat duduk. Dengan penambahan ini, yang semula hanya terdiri atas empat kereta eksekutif dengan total 200 tempat duduk, kini menjadi lima kereta eksekutif dengan total kapasitas 250 tempat duduk,” kata Aida, Kamis (30/4/2026).
KAI Divre III Palembang mencatat tingginya animo masyarakat terhadap perjalanan kereta api selama masa libur akhir pekan May Day yang berlangsung selama empat hari, mulai 30 April hingga 3 Mei 2026.
Baca juga: Pengakuan Sopir Taksi Hijau yang Viral Saat Kecelakaan Kereta Api Jarak Jauh Dengan Commuter Line
Hingga 30 April 2026 pukul 13.30 WIB, total tiket yang telah terjual mencapai 17.981 tiket atau setara 124 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.
Tingginya angka penjualan tersebut berasal dari tiga kereta api penumpang yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang, yaitu KA Bukit Serelo, KA Rajabasa, dan KA Sindang Marga.
Untuk KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau, tingkat penjualan tiket keberangkatan menuju Lubuk Linggau mencapai 131 persen, dengan rata-rata 694 pelanggan per hari.
Sementara untuk arah menuju Kertapati juga mencapai 131 persen, dengan rata-rata 696 pelanggan per hari.
Selanjutnya, KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang mencatat penjualan tertinggi dengan okupansi mencapai 152 persen untuk perjalanan menuju Tanjungkarang, dengan rata-rata 1.290 pelanggan per hari.
Sedangkan untuk arah menuju Kertapati, tingkat penjualan mencapai 151 persen dengan rata-rata 1.284 pelanggan per hari.
Adapun KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuk Linggau masih memiliki cukup banyak ketersediaan tempat duduk.
Tingkat penjualan untuk perjalanan menuju Lubuk Linggau baru mencapai 71 persen, dengan rata-rata 305 pelanggan per hari.
Sedangkan untuk arah menuju Kertapati, tingkat penjualan masih berada di angka 53 persen, dengan rata-rata 228 pelanggan per hari.
Baca juga: May Day 2026, Ribuan Buruh Sumsel Bakal Kepung DPRD dan Gelar Sarasehan Bersama Gubernur
“Dengan kondisi tersebut, kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih cukup banyak, khususnya pada KA Sindang Marga baik untuk perjalanan menuju Lubuk Linggau maupun menuju Kertapati, dengan selalu mengecek ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI agar perjalanan dapat direncanakan dengan lebih mudah dan nyaman,” tambah Aida.
KAI Divre III Palembang juga mengingatkan seluruh pelanggan agar tetap mematuhi aturan dan tata tertib selama perjalanan, termasuk terkait ketentuan barang bawaan.
Pelanggan diperbolehkan membawa barang bawaan maksimal 20 kilogram dengan volume maksimal 100 dm⊃3; atau setara dimensi sekitar 70 cm x 48 cm x 30 cm, serta maksimal 4 koli dengan ukuran koper maksimal 26 inci.
Apabila barang bawaan melebihi ketentuan tersebut, pelanggan akan dikenakan bea tambahan.
Untuk kelas eksekutif dikenakan tarif Rp10.000 per kilogram, sedangkan untuk kelas bisnis dan ekonomi dikenakan Rp6.000 per kilogram.
Jika berat barang melebihi 20 kg hingga 40 kg atau volume mencapai hingga 200 dm⊃3;, maka pelanggan wajib membayar biaya tambahan atau menggunakan layanan ekspedisi apabila melebihi batas yang ditentukan.
“KAI terus berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan. Penambahan kapasitas ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memastikan kebutuhan transportasi masyarakat tetap terpenuhi selama periode libur panjang. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan kereta api sebagai moda transportasi yang andal, selamat, dan ramah lingkungan,” pungkas Aida.