Mobil Kepala Dinas di Pandeglang Tabrak Murid SD: 9 Orang Korban, Ini Kata Polisi dan Bupati
Erik S May 01, 2026 04:35 AM

TRIBUNNEWS.COM, PANDEGLANG - Mursidi, kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, Banten, menabrak murid SDN Sukaratu 5 di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majsari, Kamis (30/4/2026).

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya AMD Lintas Timur tepatnya di depan sekolah SDN Sukaratu 5 pada pukul 09.00 WIB pagi. 

Kecelakaan tersebut menyebabkan sembilan orang menjadi korban, terdiri dari tujuh siswa, satu orang sales, dan satu pedagang.

Satu orang siswa kelas 4 SD berjenis kelamin laki-laki dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian.

Dalam sebuah video, Mursidi mengemudikan Kijang Innova Nomor Polisi A 1633 BF. 

Seorang guru, Rika Novianti mengungkapkan, bahwa pada saat kejadian para siswa berburu jajan di waktu jam istirahat di halaman sekolah. 

Namun secara tiba-tiba mobil yang dikendarai oleh Kepala DPMPTSP tersebut langsung menghantam para siswa yang tengah jajan. 

"Posisi lagi beli jajan, nah mobil itu datang menggeruduk siswa, seles dan pedagang yang ada di depan. Ada yang ke bawa, ada yang masuk kolong, ada juga yang masuk solokan," tambahnya. 

"Pas kita denger benturan mobil kenceng guru-guru langsung berlarian ke depan, bahkan ada guru yang gotong siswa," sambungnya. 

Usai kejadian, para korban langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang. 

"Semuanya di bawa ke RSUD Berkah Pandeglang. Tadi juga Bupati sudah jenguk ke sini," katanya.

Ia mengaku, bahwa para guru sering menegur para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan halaman sekolah. 

Baca juga: Kronologi Mobil Kepala Dinas di Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD, Pengemudi Diduga Sakit

"Sering kita tegur, bukan hanya satu dua kali. Tapi mereka tetap jualan di situ," ujarnya. 

"Kalau pelaku katanya lagi dibawa sama Polres," tambahnya. 

Penjelasan Polisi

Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Burhanudin Surya Muhammad, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menyebutkan korban lainnya dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapatkan perawatan.

“Ahmad Mursidi menabrak kerumunan anak-anak di depan sekolah. Satu orang meninggal dunia, sementara yang lainnya dirawat di rumah sakit,” ujarnya saat ditemui di Polres Pandeglang.

Ia menjelaskan, pengemudi kendaraan merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang. Namun, terkait jabatan yang bersangkutan masih dalam pendalaman.

“Jabatannya ASN dan masih kita dalami,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pengemudi saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Satlantas Polres Pandeglang.

“Pengemudi masih kami mintai keterangan. Dari hasil olah TKP, kasus ini masih dalam tahap penyidikan, termasuk pengumpulan saksi-saksi dan alat bukti lainnya,” ujarnya.

Baca juga: Sopir Taksi Green SM Baru 2 Hari Bekerja Sebelum Kecelakaan: Ikuti Pelatihan Dasar Selama Satu Hari

Saat ditanya mengenai kemungkinan pengemudi dalam kondisi sakit, pihak kepolisian belum dapat memastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

“Untuk observasi awal mungkin sakit, tetapi untuk kepastiannya akan dibuktikan secara medis sebelum kami menyimpulkan,” ucapnya.

Harus Dihukum

Saiful Bahri (37), orangtua korban meminta agar pelaku diproses secara hukum.

"Harus ditegakan hukum itu mah, harus diproses," katanya saat ditemui di RSUD Berkah Pandeglang, Kamis.

Pengobatan Gratis

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menjenguk para korban di RSUD Berkah Pandeglang, Kamis (30/4/2026).

Dalam kunjungannya, Raden Dewi Setiani bertemu langsung dengan orang tua korban serta menyapa para korban yang tengah menjalani perawatan.

Dewi memberikan dukungan moril sekaligus memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik.

Baca juga: Kemenhaj Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Bus Jemaah RI di Madinah: Dipicu City Tour Tak Berizin

Ia juga menjamin seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh pemerintah daerah.

“Sehat-sehat ya, semuanya kita bantu gratis, nanti saya yang urus,” ujar Dewi kepada keluarga korban.

Dewi mengaku telah menginstruksikan RSUD Berkah Pandeglang untuk memberikan pelayanan maksimal tanpa terkecuali.

Menurutnya, pemerintah daerah akan memastikan seluruh proses perawatan berjalan optimal hingga para korban pulih.

 

dan

Bupati Jenguk Siswa Korban Ditabrak Pejabat Pandeglang, Jamin Biaya Pengobatan Grati

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.