Kecewa Kenaikan Pangkat Tertunda, Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel
Erik S May 01, 2026 05:38 AM

Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dibakar seorang aparatur sipil negara (ASN) karena kecewa kenaikan pangkatnya tertunda.

Kepala Dishub Babel M Haris, mengakui berkas kenaikan pangkat pelaku dikembalikan sebagai bentuk pembinaan.

Haris membeberkan, berdasarkan laporan, oknum ASN tersebut sudah lama tidak masuk kantor secara efektif dan hanya datang melakukan presensi pagi serta siang saja.

"Berdasarkan laporan, yang bersangkutan sudah lama tidak masuk kantor secara efektif, hanya datang untuk absen (presensi, red) pagi dan siang saja, setelah itu menghilang," ungkap Haris, Kamis (30/4/2026).

Tindakan disiplin tersebut diduga memicu kemarahan pelaku yang kemudian mengunggah ancaman pembunuhan terhadap Haris serta rencana membakar kantor melalui media sosial Instagram.

Haris mengaku telah mendeteksi niat jahat tersebut sebelum kantor Dishub Babel akhirnya benar-benar dilahap si jago merah pada Rabu (29/4/2026) malam.

"Tadi malam saya sudah melapor terkait ancaman yang dilakukan oleh staf saya melalui Instagram. Disitu tertulis jelas ancaman untuk membunuh saya dan membakar kantor," kata Haris.

Ia menegaskan bahwa insiden yang menghanguskan ruang kerjanya bukanlah kecelakaan biasa, melainkan aksi yang disengaja sesuai dengan ancaman yang diterima sebelumnya.

Haris juga telah menyerahkan bukti berupa tangkapan layar unggahan Instagram serta rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik pelaku hendak membakar kantor.

"Ada postingannya, kami ada video rekaman CCTV dia (diduga pelaku) mau bakar Kantor dan mengancam. Ini masih diambil rekamananya," jelas Haris saat melapor ke Polda Babel.

Pelaku Ditangkap

Terduga pelaku ditangkap oleh tim Polda Bangka Belitung di Desa Nyelanding, Bangka Selatan, pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Haris mengonfirmasi penangkapan tersebut dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib karena menyangkut pengrusakan aset negara.

"Karena ini adalah aset negara yang terbakar, saya serahkan sepenuhnya proses ini kepada pihak Polda untuk ditangani sesuai hukum yang berlaku," tutupnya.

Kebakaran tersebut menghanguskan satu ruangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.