BOLASPORT.COM - Layvin Kurzawa menjadi salah satu sosok kunci saat Persib Bandung menang comeback atas Bhayangkara FC, Kamis (30/4/2026).
Pengalaman Layvin Kurzawa akhirnya berbicara saat laga krusial Persib Bandung melawan Bhayangkara FC.
Eks bek timnas Prancis menjadi salah satu kunci kebangkitan Maung Bandung yang menang comeback atas Bhayangkara FC di Bandar Lampung.
Persib Bandung tertinggal 1-2 dari Bhayangkara FC di babak pertama.
Bojan Hodak lalu memasukkan Layvin Kurzawa di awal babak kedua, menggantikan Robi Darwis yang cukup kewalahan di sisi kiri lini pertahanan.
Mantan pemain PSG menjalani menit bermain terlamanya bersama Persib Bandung di liga sejauh ini.
Empat menit berselang, Kurzawa mengirim assist ciamik dengan bola melengkung tajam yang disambut sundulan kepala Berguinho menjadi gol. 2-2.
Gol ini memantik semangat perjuangan Persib di sisa laga, kemudian pada akhirnya mereka menang 4-2 atas Bhayangkara FC berkat dua gol tambahan Beckham Putra dan Adam Alis.
Layvin Kurzawa mencatat assist pertamanya untuk Persib.
Selain itu, Kurzawa juga sukses menjaga pertahanan tak kebobolan di babak kedua.
Pemain 33 tahun 'step up' di saat paling dibutuhkan Persib saat ini, padahal Kurzawa sebelumnya adalah langganan hanya main 5 menit atau bahkan hanya di bench.
Hanya saat laga leg kedua lawan Ratchaburi di ACL 2 Kurzawa bermain dengan menit terlama (45 menit).
Dengan kemenangan ini, Persib menjaga persaingan ketat dengan Borneo FC untuk menjadi juara Super League 2025-2026.
Kedua tim sama-sama mengoleksi 69 poin, dan 4 laga sisa akan membuktikan siapa yang layak jadi juara Super League musim ini.
Andai Persib mengungguli Borneo dalam race 4 laga sisa, Layvin Kurzawa sudah menunjukkan kualitasnya soal mentalitas dan barangkali jadi pembeda dibanding Borneo FC.
Sementara itu, Bojan Hodak memuji kerjas keras anak asuhnya yang mampu mengubah jalannya laga usai babak pertama.
"Kami memasuki laga dengan salah, dengan memberi mereka banyak ruang kosong untuk serangan balik," kata Bojan Hodak setelah laga.
"Kami terlihat seperti panik secara massal."
"Tapi di babak kedua, saya melihat hanya 1 arah bola, saya pikir tidak ada peluang buat mereka kecuali gol offside."
"Secara lkeseluruhan, 3 poin yang bagus dan kami bisa fokus di laga selanjutnya," tambahnya.