Pimpinan DPRD Sulbar Temui Gubernur SDK, Bahas Tantangan Fiskal
Nurhadi Hasbi May 01, 2026 11:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) silaturahmi dengan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, Rabu pukul 15.00 WITA di Kantor Gubernur Sulbar.

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya.

Turut hadir Sekretaris DPRD Sulbar, Arianto.

Pertemuan berlangsung santai dan hangat, membahas sejumlah hal strategis.

Silaturahmi ini menjadi momentum memperkuat hubungan kelembagaan antara legislatif dan eksekutif di Sulbar.

Baca juga: Warga Polman Serbu Pasar Murah Peringatan Hari Buruh di Pekkabata

Baca juga: Pemerintah Pusat Buka Kemungkinan Batalkan Pemberlakuan Batas Belanja Pegawai 30 Persen di Sulbar

Bahas Sinergi Program dan Tantangan Fiskal Daerah

Dalam dialog tersebut, kedua pihak menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah provinsi.

Kolaborasi dinilai penting untuk mendukung program pemerintah pusat, termasuk agenda Presiden dan Wakil Presiden melalui program Asta Cita.

Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras, menegaskan pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan program pusat berjalan optimal.

“DPRD bersama pemerintah provinsi harus saling mendukung, baik dalam penganggaran, pengawasan, maupun penyusunan kebijakan,” ujarnya.

Ia menyebut program nasional harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pemerintah daerah juga diminta aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait program pusat.

Selain itu, DPRD menyoroti berkurangnya alokasi anggaran dari pemerintah pusat ke daerah.

DPRD mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih selektif dan adaptif dalam menyusun program.

Prioritas diarahkan pada kebutuhan mendasar masyarakat Sulbar.

DPRD juga mengajak seluruh pemangku kepentingan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kemandirian fiskal daerah.

Optimalisasi potensi daerah dan inovasi pengelolaan pendapatan menjadi kunci penguatan keuangan daerah.

Sementara itu, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menyambut baik komitmen DPRD.

Ia menegaskan implementasi Asta Cita membutuhkan kerja sama yang solid antara legislatif dan eksekutif.

Selain silaturahmi, pertemuan ini juga membahas isu prioritas daerah.

Di antaranya penguatan ekonomi, peningkatan layanan publik, dan percepatan pembangunan infrastruktur.

Pertemuan serupa akan diagendakan secara rutin.

Hal ini sebagai upaya menjaga sinergi dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Diharapkan kolaborasi DPRD dan Pemprov Sulbar semakin solid.

Tujuannya untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.