Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Taniya Sembiring
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pentas Seni Budaya Papua 2026 yang digelar selama dua hari oleh Dewan Pengurus Daerah Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Mengusung tema “Solidaritas Pemuda Papua Memperkokoh NKRI”, kegiatan ini menjadi ruang besar bagi masyarakat untuk menampilkan karya seni, budaya, hingga produk ekonomi kreatif, sekaligus memperingati momentum 1 Mei sebagai hari Integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ketua Umum sekaligus Pimpinan Pusat BMP RI Max Abner Ohee menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung kepada seluruh DPD BMP di Tanah Papua untuk menyambut 1 Mei dengan kegiatan positif yang memperkuat persatuan.
Baca juga: May Day di Tanah Papua: Menagih Janji Otsus bagi Pekerja Asli Papua yang Masih Marginal
“Kami menggerakkan seluruh pengurus di provinsi untuk melaksanakan giat-giat budaya sebagai bentuk syukur dan penghormatan atas kembalinya Papua ke pangkuan NKRI. Pentas seni ini adalah wujud nyata komitmen kami sebagai mitra pemerintah,” ujarnya saat diwawancarai Tribun-Papua.com di Jayapura, Jumat (1/5/2025).
DPD BMP Papua sebelumnya telah berkoordinasi dengan dinas kebudayaan, dewan kesenian, serta para pemerhati seni untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan melibatkan banyak unsur masyarakat.
Berbagai sanggar seni tampil memukau dengan tarian tradisional, musik etnik, dan atraksi budaya khas Papua yang memikat perhatian pengunjung.
Baca juga: Pemkab Kaimana Siapkan 33 Hewan Kurban Iduladha untuk Masjid di Lima Distrik
Tidak hanya seni, kegiatan ini juga membuka ruang bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif untuk memamerkan serta menjual produk mereka.
Ketua panitia menegaskan bahwa kehadiran UMKM adalah bagian dari upaya BMP mendukung kesejahteraan masyarakat Papua.
“Mereka bisa berjualan, mempromosikan produk, dan mendapatkan manfaat ekonomi langsung. Ini bukti bahwa BMP hadir sebagai mitra strategis pemerintah,” katanya.
Baca juga: Pesan Menyentuh Puteri Indonesia Asal Papua Untuk Lindungi Anak Dari Hujatan
Selain pentas seni, kegiatan juga dirangkai dengan lomba olahraga, pembagian hadiah, dan doorprize yang semakin menambah semarak acara. Masyarakat dari berbagai kelompok usia tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga hari penutupan.
BMP Papua berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin dan berencana menggelar event yang lebih besar di tahun-tahun mendatang.
“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar ke depan acara seperti ini semakin semarak dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Pesan Menyentuh Puteri Indonesia Asal Papua Untuk Lindungi Anak Dari Hujatan
Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pengembangan Masyarakat Adat dan Kebudayaan, Mathias Benoni Mano, memberikan apresiasi tinggi kepada BMP Papua. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat.
“Pentas seni budaya ini memberikan ruang bagi sanggar seni, UMKM, dan komunitas untuk menampilkan karya mereka. Pemerintah provinsi sangat menghargai inisiatif ini dan berharap dapat diagendakan setiap tahun,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini membantu masyarakat mengenal lebih dekat peran Barisan Merah Putih sebagai organisasi yang aktif mendukung program pemerintah, khususnya di bidang budaya dan olahraga.(*)