Bupati Aceh Utara Salurkan DTH untuk 1.620 KK Penyintas Banjir Senilai Rp2,9 Miliar
Muliadi Gani May 01, 2026 12:54 PM

 

PROHABA.CO, ACEH UTARA - Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil yang akrab disapa Ayahwa, menyerahkan secara simbolis bantuan dana tunggu hunian (DTH) kepada 1.620 kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Aula Kantor Camat Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (30/4/2026).

Bantuan dengan total nilai mencapai Rp2,9 miliar tersebut diberikan kepada warga yang belum mendapatkan hunian sementara (huntara) dan memilih tinggal di rumah keluarga atau menyewa tempat tinggal sendiri.

Masing-masing kepala keluarga menerima bantuan sebesar Rp1,8 juta yang dihitung Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan untuk biaya sewa rumah.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membantu pemulihan kondisi masyarakat pascabanjir yang masih terdampak secara ekonomi dan tempat tinggal.

“Ini bantuan tahap dua, sebelumnya sudah kita serahkan untuk 600 lebih KK di Kecamatan Sawang,” ujar Ayahwa dalam keterangannya.

Pada penyaluran kali ini, bantuan diberikan kepada warga di 14 kecamatan, yaitu Kecamatan Baktiya, Baktiya Barat, Banda Baro, Dewantara, Langkahan, Meurah Mulia, Muara Batu, Nisam, Sawang, Seunuddon, Syamtalira Aron, Tanah Luas, dan Tanah Jambo Aye.

Baca juga: Pemerintah Serahkan Bantuan Rumah Rusak untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang

Baca juga: Toko Laundry dan Bengkel di Lambaro Aceh Besar Terbakar, BPBD Kerahkan 6 Armada Damkar

Pemerintah daerah memastikan distribusi dilakukan secara merata kepada para penyintas yang terdampak banjir di wilayah tersebut.

Ayahwa menegaskan bahwa seluruh bantuan disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima tanpa melalui rekening pemerintah daerah.

Mekanisme ini dilakukan karena dana bantuan berasal dari pemerintah pusat dan disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak.

“Jadi tidak ada bantuan yang singgah di rekening daerah. Dari pemerintah pusat langsung ke penyintas banjir.

Kami harap masyarakat memahami mekanisme pencairan ini,” jelasnya.

Selain bantuan DTH, pemerintah juga telah mengusulkan berbagai bantuan lanjutan kepada pemerintah pusat, di antaranya jatah hidup (jadup), stimulus perbaikan rumah rusak, pemulihan ekonomi, serta bantuan isi hunian bagi sekitar 50.000 kepala keluarga penyintas banjir di Aceh Utara.

Ayahwa berharap masyarakat tetap bersabar menunggu proses pencairan bantuan berikutnya yang saat ini masih dalam tahap pengusulan dan verifikasi data.

Pemerintah daerah, katanya, terus mempercepat pendataan agar bantuan dapat segera direalisasikan.

“Kita terus percepat data, begitu data siap langsung kita minta pencairan.

Untuk itu, masyarakat diharapkan tetap bersabar dan kembali menjalankan aktivitas seperti biasa sebelum banjir,” pungkasnya.

Baca juga: Sempat Memanas, Demo Korban Banjir Langsa Berakhir Setelah Wali Kota Temui Massa

Baca juga: Korban Banjir dan Koalisi Gerakan Sipil Gelar Aksi Damai di Kantor Bupati Bireuen

Baca juga: Emak-Emak Geruduk Kantor Keuchik di Nagan Raya, Tuntut Evaluasi Bantuan Banjir

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.