Peringatan May Day di Nunukan Digelar Sederhana, Kapolres Potong Tumpeng Bersama Buruh TKBM
Junisah May 01, 2026 02:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Ada yang berbeda dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kamis (1/5/2026), di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Alih-alih aksi besar atau unjuk rasa, peringatan May Day justru digelar sederhana namun penuh keakraban. 

Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas turun langsung merayakan bersama para buruh dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).

Momen yang paling menyita perhatian adalah saat Kapolres Nunukan potong tumpeng bersama para buruh. Tak hanya itu, bingkisan juga dibagikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pekerja pelabuhan.

Baca juga: May Day di Tarakan, Buruh dan Pengusaha Senam Bersama hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis 

Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolres Nunukan, General Manager PT Pelindo Nunukan Anugerah Amaliah, Kepala KSOP Ahmad Kosasi, Wakapolsek KSKP, serta perwakilan TKBM.

Dalam sambutannya, AKBP Bonifasius  Rumbewas mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para buruh yang dinilai berperan besar menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Tahun lalu kita juga merayakan seperti hari ini. Dari tahun lalu hingga sekarang situasi aman dan terkendali. Kami ucapkan terima kasih,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya Pelabuhan Tunon Taka sebagai wajah Indonesia di mata dunia, mengingat fungsinya sebagai pintu gerbang perbatasan.

“Pelabuhan ini merupakan wajah yang mewakili Indonesia untuk negara luar. Kenyamanan penumpang, baik yang datang maupun berangkat, sangat dipengaruhi oleh situasi kamtibmas di sini,” jelasnya.

Baca juga: BreakingNews: May Day di Kaltara, Ratusan Buruh Diskusi Bareng Pemprov

Menurutnya, peran buruh TKBM sangat vital dalam menciptakan citra positif bagi Nunukan.

Kapolres Nunukan pun mengajak seluruh pihak untuk terus kompak dan saling peduli dalam menjalankan tugas.

“Terima kasih karena sudah luar biasa menjaga situasi. Mari kita tetap bergandengan tangan bersama pemerintah,” pungkasnya.

Perayaan sederhana ini justru menunjukkan sisi lain peringatan May Day, bukan hanya soal tuntutan, tapi juga kebersamaan dan apresiasi.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.