Peringati Hari Buruh, Pekerja Bongkar Muat di Bengkalis Segera Putuskan Tarif Penyesuaian Terbaru
Firmauli Sihaloho May 01, 2026 03:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Peringatan hari buruh yang jatuh pada 1 Mei ini memiliki harapan tersendiri oleh para buruh ataupun pekerja. Begitu juga oleh buruh angkut bongkar muat barang yang ada di Bengkalis.

Basri (63) yang sudah bergelut menjadi buruh angkut angkut bongkar muat, sekitar lebih dua puluh tahun di Bengkalis menyimpan harapan tersebut. Pihaknya berharap pemerintah Bengkalis bisa mewujudkan harapan tersebut,

Basri mengatakan, selama ini menjadi buruh pihaknya bisa menghidupi keluarga. Bahkan berhasil menyekolahkan beberapa anaknya sampai ke jenjang perkuliahan.

"Kami punya sepuluh orang anak, empat diantaranya kuliah dan sudah selesai. Semua di sekolahkan dengan hasil dari bekerja sebagai buruh angkut," ceritanya.

Dalam sehari bekerja bisa menghasilkan uang kisaran seratus ribu rupiah hingga seratus dua puluh ribu rupiah, tergantung banyak sedikitnya pekerjaan yang di terima.

Waktu kerja juga tidak tentu bahkan kalau masih ada barang masuk bisa bekerja sampai jam enam sore.

Dengan peringatan hari buruh ini, Basri berharap pemerintah Bengkalis juga bisa memberikan perhatian. Terutama mengeluarkan tarif buruh angkut bongkar muat yang terbaru menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

Baca juga: Antrian Panjang BBM di Sejumlah SPBU di Rokan Hulu

Baca juga: Gaji Pencuci Piring MBG Rp3,5 Juta, Gaji Guru Cuma Rp800 Ribu, Kepala BGN Angkat Bicara

"Beberapa waktu lalu sudah ada pembicaraan dengan pemerintah Bengkalis, tarif angkut buruh rencananya akan dilakukan penyesuaian. Namun sampai sekarang belum ada penyesuaian, kita harap bisa segera diterbitkan tarif penyesuaiannya," tambahnya.

Ketua Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTI - SPSI) Bengkalis Andika mengatakan pihaknya sudah mengajukan penyesuaian tarif upah angkut bongkar muat melalui Disnakertrans Bengkalis.

"Bahkan sudah beberapa kali dilakukan pembahasan. Tentunya kami betul betul berharap pada Pemerintah Daerah untuk segera menetapkan tarif penyesuaian tersebut," jelasnya.

Menurut Andika, Kalau saja tarif penyesuaian tersebut ditetapkan dalam waktu dekat, tentunya ini menjadi kado terindah bagi para buruh dalam peringatan hari buruh tahun 2026 ini.

"Tentunya kita sangat berharap penyesuaian tarif ini bisa segera disahkan menjadi sebuah surat keputusan," tambahnya.

Menurut Andika tarif upah buruh angkut bongkar muat di Bengkalis sendiri masih menggunakan keputusan Bupati tahun 2009 lalu. Sampai saat ini belum terjadi penyesuaian.

Dengan kondisi tersebut, penerapannya saat ini untuk upah angkut bongkar muat tidak lagi menggunakan tarif upah tersebut. Namun negosiasi dengan pengusaha yang menggunakan jasa angkut bongkar muat.

"Para pengusaha sudah sangat kenal betul dengan kawan kawan pekerja. Sehingga negosiasi berjalan, yang penting pemilik barang tidak dirugikan dan tidak terbebani, pada buruh juga bisa hidup dengan upah yang diberikan," jelasnya.

Dengan adanya keputusan pemerintah Bengkalis terkait tarif upah bongkar muat terbaru tentu akan lebih enak lagi. Karena beberapa perusahaan juga ingin tarif terbaru dari pemerintah.

"Tanpa tarif terbaru, kita susah untuk negosiasi terkait harga tarif bongkar muat di perusahaan perusahaan besar," jelasnya.

Untuk tarif upah penyesuaian yang diusulkan sebenarnya hanya sedikit kenaikannya. Usulan kenaikan disesuaikan dengan komponen barang yang akan yang dibongkar muatkan.

Satu diantaranya seperti barang yang dihitung perkarung, hasil negosiasi sekarang yang diterapkan sekitar Rp 3.000 perkarung dengan berat 50 kilogram. Kalau tarif upaya penyesuaian yang kita usulkan naik menjadi Rp 3.500 perkarung ukuran 50 kilogram.

"Sementara tarif yang lama yang ditetapkan pemerintah Bengkalis dari tahun 2009 perkarung 50 kilogram tarif upahnya hanya kisaran Rp 2000 sampai Rp 2.500. Tentunya perlu penyesuaian agar pengusaha maupun buruh tidak ada yang merasa dirugikan" tambahnya. (TribunPekanbaru.com/Muhammad Natsir)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.