Tragis! Pemotor di Karawang Tewas Terduduk dengan Leher Luka Parah Terjerat Benang Layangan
Budi Sam Law Malau May 01, 2026 03:34 PM

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG — Sebuah peristiwa tragis kembali mengingatkan publik akan bahaya tersembunyi di jalan raya.

Seorang pengendara sepeda motor berinisial C (32), warga Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, meregang nyawa secara mengenaskan setelah diduga lehernya terjerat benang layangan saat melintas di jalan umum.

Insiden memilukan itu terjadi pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel.

Baca juga: Tabrak Separator, Seorang Pemotor Tewas di Jalan Margonda Raya Depok

Dalam rekaman video yang beredar, korban sempat terlihat masih bergerak di atas motornya sambil berusaha meminta pertolongan, sebelum akhirnya tak berdaya dan terjatuh ke aspal.

Kasi Humas Polres Karawang, Cep Wildan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka serius di bagian leher yang mengeluarkan banyak darah.

“Korban sempat berteriak meminta pertolongan. Dalam kondisi panik, ia diduga menyampaikan bahwa dirinya terkena benang,” ujar Cep Wildan saat dikonfirmasi, Jumat (1/5/2026).

Warga yang berada di lokasi bersama petugas Polsek Ciampel segera mengevakuasi korban ke RSUD Karawang.

Namun nahas, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Polisi bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Meski dugaan sementara mengarah pada jeratan benang layangan, aparat masih membuka kemungkinan lain.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti dari peristiwa ini,” tegas Cep Wildan.

Di sisi lain, pihak keluarga korban memilih menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Keputusan tersebut tetap dihormati oleh pihak kepolisian, meskipun proses pengumpulan informasi tetap berjalan.

Peristiwa ini menjadi alarm keras bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan.

Baca juga: Empat Pemuda Rampas Motor dan Ponsel Pemotor di Gunung Sahari Jakpus

Benang layangan, terutama yang menggunakan bahan berbahaya, kerap kali tak terlihat namun dapat berubah menjadi ancaman mematikan.

Polisi pun mengimbau warga untuk lebih waspada, terutama di kawasan terbuka yang sering dijadikan lokasi bermain layangan.

Selain itu, aparat akan memetakan titik-titik rawan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Duka mendalam kini menyelimuti keluarga korban. Di balik hobi sederhana yang kerap dianggap sepele, tersimpan risiko besar yang bisa merenggut nyawa dalam sekejap.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.