TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kawasan Puncak Bogor diserbu belasan ribuan wisatawan pada momen libur panjang May Day 2026, Jumat (1/5/2026).
Pantauan TribunnewsBogor.com, pihak Satlantas Polres Bogor pun menerapan one way atau satu arah.
Yaitu one way arah Puncak pada pagi hari, dan one way arah Jakarta di siang hari.
Penerapan one way membuat arus arah sebaliknya ditutup sementara.
Penutupan ini memicu antrean panjang hingga jalur alternatif pun terdampak.
Terpantau, jalur alternatif jarak pendek di kawasan Ciawi di Jalan Raya Beringin juga ramai dimasuki kendaraan roda empat dan roda dua.
Karena banyaknya kendaraan yang mengarah ke Puncak, antrean kendaraan pun mengular untuk arus ke arah Puncak di jalan yang tak terlalu lebar ini.
Kepadatan semakin parah ketika ada kendaraan roda empat yang memutar arah karena penutupan imbas penerapan one way.
"Susah pak, susah lewat, ada yang arah sini (putar balik)," ucap pedagang asongan di tengah kemacetan arus di jalan kecil tersebut.
Bahkan arus kendaraan roda dua pun terpantau sempat tak bergerak.
Sementara itu, KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto mengatakan, one way terpaksa diberlakukan karena tercatat adanya lonjakan kendaraan yang memasuki kawasan Puncak via Gerbang Tol Ciawi.
Pada pagi hari sudah tercatat 13.000 lebih kendaraan melintas ke arah Puncak dan terus meningkat.
"Pertimbangan kami untuk pelaksanaan rekayasa one way, yaitu apabila jumlah kendaraan sudah melintasi Gerbang Tol Ciawi melebihi 2.000 kendaraan," kata Iptu Ardian kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).
"Tadi saat pukul 07.00 WIB data rekapitulasi menunjukkan per jam 2.460 kendaraan, maka kami laksanakan rekayasa arus one way," ungkapnya.