Disnaker Ciamis Sidak Perusahaan saat May Day 2026, Temukan Sejumlah Industri Tetap Beroperasi
Dedy Herdiana May 01, 2026 03:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Ciamis melakukan monitoring ke sejumlah perusahaan pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Jumat (1/5/2026).

Dari hasil pemantauan, sebagian besar perusahaan di Ciamis memilih tidak beroperasi. 

Namun, sejumlah industri masih tetap menjalankan aktivitas produksi dengan menerapkan sistem lembur bagi pekerjanya.

Kepala Disnaker Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarok, mengatakan pengawasan ini dilakukan untuk memastikan perusahaan tetap mematuhi aturan ketenagakerjaan, khususnya terkait hak pekerja yang masuk kerja di hari libur.

“Perusahaan yang tetap beroperasi wajib menerapkan sistem lembur dan memberikan upah sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Dase.

Baca juga: 20 Twibbon Hari Buruh 1 Mei 2026, Sebarkan Semangat Pejuang Nafkah di Sosmed

Monitoring dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan sekitar 20 personel gabungan lintas instansi, di antaranya Polres Ciamis, Kodim 0613/Ciamis, Denintel Kodam III/Siliwangi, Bakesbangpol, serta perwakilan APINDO dan SPSI.

Usai apel di kantor Disnaker, tim langsung bergerak ke sejumlah titik, termasuk kawasan Alun-Alun Ciamis dan beberapa perusahaan.

Dari hasil pemantauan, perusahaan yang tidak beroperasi di antaranya PT Sinlie Cahaya Matahari dan PT Chihaya Global Utama.

Sementara itu, di SPBE PT Warung Jeruk Sumber Gas, sebanyak 57 pekerja tetap masuk kerja dengan skema lembur disertai tambahan upah.

Kondisi serupa juga ditemukan di CV Cahaya Plastik yang tetap mempekerjakan sekitar 20 karyawan dengan kompensasi lembur sesuai regulasi.

Dase memastikan, tidak ditemukan pelanggaran signifikan dalam pelaksanaan ketenagakerjaan selama May Day di Ciamis.

“Sejauh ini tidak ada pelanggaran yang berpotensi menimbulkan konflik hubungan industrial. Perusahaan yang beroperasi sudah memenuhi kewajibannya,” katanya.

Ia menambahkan, meski peringatan May Day di Ciamis berlangsung aman dan kondusif, pengawasan tetap diperlukan sebagai langkah antisipasi.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja menjadi kunci dalam menjaga stabilitas hubungan industrial di daerah.

“Buruh adalah pilar pembangunan. Momentum May Day ini harus dimaknai sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja,” ucapnya.(*)

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.