Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Pemerintah Kabupaten Morowali terus mendorong optimalisasi Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) logam yang dibangun pada 2025 agar dapat beroperasi secara maksimal dan produktif.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Morowali, Amir Aminudin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengikuti rapat koordinasi bersama Badan Sarana Industri Kementerian Perindustrian di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 13 April 2026.
“Dalam rakor itu dibahas bagaimana sentra IKM ini bisa benar-benar produktif dan menjadi contoh keberhasilan program,” ujar Amir Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, produktivitas Sentra IKM logam menjadi poin utama yang ditekankan pemerintah pusat, mengingat program tersebut akan dijadikan acuan dalam pengembangan kebijakan industri ke depan.
Baca juga: Hari Buruh 2026 di Palu, Massa Soroti PHK hingga Eksploitasi Tenaga Kerja
Ia menambahkan, hasil dari pelaksanaan program tersebut nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi Bappenas dalam menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan pengucuran bantuan melalui kementerian terkait.
“Kalau ini berhasil, tentu akan membuka peluang dukungan lanjutan dari pemerintah pusat,” pungkasnya.
Dengan dorongan tersebut, Pemerintah Kabupaten Morowali berharap Sentra IKM logam tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi, penyerapan tenaga kerja, serta pertumbuhan ekonomi daerah. (*)