Jalan Lintas Sontang Masih Banjir, Truk dan Bus Berubah Jadi "Mobil Ampibi"
Firmauli Sihaloho May 01, 2026 05:20 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PANGARAIAN - Pemandangan mobil jenis truck atau bus melewati banjir di Jalan Lintas Sontang menjadi pemandangan sehari-harinya bagi warga sekitar.  Warga sekitar menyebut mobil yang melintas merupakan mobil jenis "ampibi".

Titik banjir di jalan Lintas Sontang ini ada 3. Titik banjir ini sudah berlangsung sekitar 2 bulan lebih. Bahkan bisa disebut, kala hujan turun, maka lokasi ini akan kebanjiran.

Salah satu titik banjir yakni di perbatasan Desa Sontang dengan Desa Kasam Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul. Ketinggian banjir sekitar 1 meter. Ketinggian yang sama juga untuk dua titik banjir lainnya.

Nah, disinilah bisa menjadikan sejumlah bus dan truck yang berubah menjadi kendaraan ampibi. Sebab kala kendaraan tersebut melintas, hampir menggenangi setengah badan kendaraan.

"Bahkan ada kendaraan yang sampai mengeluarkan asap hitam dari knalpotnya," kata Mukhlis pada Tribunpekanbaru.com, Jumat (1/5/2026).

Walau rata-rata truck bisa melintas, namun ada beberapa kejadian truck terhenti ditengah-tengah banjir. Truck tersebut mengalami gangguan mesin sehingga berhenti ditengah-tengah banjir.

"Kalau untuk mobil pribadi ngak disarankan. Pasti motor ditengah-tengah," katanya.

Mobil pribadi disarankan menggunakan jalur lain seperti melewati Libo, Kandis.

Baca juga: Mpok Atik di Rohil Ditangkap Bersama 17 Paket Narkoba Jenis Sabu-sabu

Baca juga: UPDATE Daftar Harga BBM Berlaku 1 Mei 2026 untuk Wilayah Riau

Sedangkan untuk roda dua, bisa menggunakan jembatan dipinggir jalan. Namun warga harus merogoh koceknya yakni Rp 20.000 untuk satu titik banjir.

"Kalau 3 titik banjir di lewati, bayar Rp 60.000 lah," kata Mukhlis.

Biaya tersebut memang cukup memberatkan bagi masyarakat. Namun, kondisias memaksa harus melewati jembatan daripada resiko sepeda motor mogok.

Warga, katanya, sangat berharap jalan ini bisa diperbaiki terutama pihak Pemprov Riau. Tak perlu bagus namun untuk mencegah agar tidak banjir sudah cukup bagi masyarakat.

"Ini kan jalan provinsi. Harapan kita diperbaiki segera lah. Masa setiap hujan langsung banjir," ucapnya.

Awal Januari lalu, Dinas PUPR Riau sudah turun ke lokasi untuk meninjau jalan. Kala itu, banjir masih menggenangi jalan.

Hasil peninjauan dikabarkan PUPR Riau bakal memperbaiki jalan tersebut. Namun belum diketahui perbaikan seperti apa yang akan dilakukan pada jalan itu dan kapan direalisasikan. Sebab hingga saat ini, perbaikan tak kunjung dilakukan. (Tribunpekanbaru.com/ Palti Siahaan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.