Berbalut Bunga dan Air Mata, Duka Laka Kereta di Bekasi Timur Tak Juga Sirna
Desy Selviany May 01, 2026 06:50 PM

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR - Sejumlah penumpang KRL atau Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi membawa bunga hias untuk meluapkan rasa duka korban kecelakaan kereta pada Jumat (1/4/2026). 

Bunga hias tersebut nampak diletakan dengan posisi beragam, diantaranya disandarkan di kaca mengarah ke timur, di atas meja, hingga lantai. 

Pantauan di lokasi, sekira pukul 15.19 WIB, terlihat lebih kurang terdapat 150 bunga dengan beragam rupa dan warna. 

Di setiap bunga, terlihat juga sejumlah ucapan berduka cita dan doa yang dipanjatkan dari pengirim bunga melalui tulisan tangan. 

Mayoritas ucapan yang ditulis itu mendoakan para korban, terkhusus 16 korban meninggal dunia adalah perempuan yang hebat. 

"Surga yang kekal untuk perempuan yang hebat," dikutip dari tulisan tangan di bunga hias berwarna merah muda, Jumat (1/5/2026). 

Bunga hias yang dikabarkan sudah berada di lokasi sejak Kamis (30/4/2026) sekira pukul 07.00 WIB itu memantik perhatian para calon penumpang KRL lainnya. 

Walhasil, sejumlah calon penumpang juga terlihat mengabadikan momen dengan melakukan foto bunga hias itu menggunakan gawai pribadinya masing-masing. 

Selain itu, beberapa calon penumpang lainnya terlihat juga memanjatkan doa untuk para korban sembari tak kuat menahan tangis.  

Sebagai informasi sebelumnya, PT KAI mencatat terdapat 106 penumpang yang menjadi korban kecelakaan kereta di stasiun Bekasi Timur. 

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, ratusan korban itu terdiri dari yang meninggal dunia, dan luka-luka. 

Baca juga: Anak yang Ibunya Meninggal Kecelakaan Stasiun Bekasi Timur Dapat Asuransi Pendidikan 

"Korbab meninggal dunia maupun yang luka-luka adalah sejumlah 106 penumpang. Kemudian yang meninggal dunia 15 penumpang dan yang luka-luka 91," kata Bobby saat conference pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026) pagi sekira pukul 08.00 WIB. 

Bobby menjelaskan, dari puluhan korban luka-luka, beberapa sudah kembali ke kediaman masing-masing. 

Ia pun berharap terhadap para korban yang masih dirawat intensif di sejumlah Rumah Sakit (RS) dapat diberikan kesembuhan. 

"Dari 91 penumpang yang luka-luka, 38 penumpang sudah kembali," jelasnya. 

Namun, Per Rabu (29/4/2026) sekira pukul 09.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia bertambah satu menjadi 16. 

Korban meninggal dunia selanjutnya adalah Mia Citra (25). 

Mia meninggal dunia usai sempat mendapat perawatan intensif di ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, sejak Selasa (28/4/2026) pagi. 

Sebelum dirawat intensif, Mia dikabarkan sempat terjebak di gerbong Commuter Line imbas kecelakaan kereta terjadi. (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.