TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setidaknya sudah ada sekira enam kecelakaan yang melibatkan kereta api (KA) di Jawa Tengah dalam sepekan terakhir ini.
Kasus tersebut diawali pada Sabtu (25/4/2026) dini hari. Pria diduga ODGJ tertabrak KA Parcel Selatan di Kabupaten Klaten.
Kemudian pada Jumat (1/5/2026), dua kecelakaan terjadi di Jawa Tengah.
Baca juga: Ini Identitas Remaja Perempuan Korban Tertemper KA di Brebes, 1 Tewas 2 Terluka
Di Kabupaten Grobogan, empat orang tewas seusai mobil yang mereka tumpangi tertabrak KA Argo Bromo Anggrek.
Sementara di Kabupaten Brebes, satu remaja perempuan tewas tertabrak KA barang saat sedang asyik bermain di area rel.
Berikut inilah rentetan peristiwa yang terjadi sejak Sabtu (25/4/2026) hingga Jumat (1/5/2026), yang melibatkan warga di sekitar rel maupun kendaraan yang melintas di perlintasan.
Insiden kecelakaan ini terjadi mulai dari Kabupaten Klaten, Sragen, Batang, Cilacap, Brebes, hingga Grobogan.
Secara keseluruhan, sembilan orang meninggal akibat rangkaian kecelakaan kereta api tersebut.
Kecelakaan KA Parcel Selatan di Klaten
Di Kabupaten Klaten, seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tertabrak KA Parcel Selatan pada Sabtu (25/4/2026) sekira pukul 00.53.
Lokasi kecelakaan berada di Jalur KA KM 122+2 Gawok-Delanggu, Kecamatan Wonosari.
Korban sempat berada di tepi rel sebelum akhirnya masuk ke jalur saat kereta mendekat.
Berdasarkan keterangan saksi, korban terpental sejauh 10 meter akibat tertabrak KA.
Kasi Humas Polres Klaten, AKP Suwoto mengatakan, korban meninggal di lokasi kejadian.
"Jalur KA bukan merupakan bidang perlintasan sehingga tidak ada petugas yang berjaga," ujar AKP Suwoto, Rabu (29/4/2026).
"Korban dimungkinkan hendak menyeberang dan kurang hati-hati sehingga tidak mendengar atau mengetahui ketika kereta api melintas," tambahnya.
Anak 12 Tahun Tertabrak KA Joglosemarkerto
Pada hari yang sama, Sabtu (25/4/2026), seorang anak berusia 12 tahun meninggal setelah tertabrak KA Joglosemarkerto.
Peristiwa terjadi ketika korban menuntun sepeda untuk melintasi rel sekira pukul 16.15.
Korban tidak sempat menghindar karena jarak kereta yang sudah terlalu dekat.
"Korban dibawa ke RSU Assalam Gemolong, dilakukan pemeriksaan VER luar tim dokter rumah sakit dan tim identifikasi Polres Sragen," ujar Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, Sabtu (25/4/2026).
"Kondisi korban ditemukan luka sobek di bagian muka korban, tempurung kepala pecah, lecet kaki di sebelah kanan," imbuhnya.
• Kronologi Avanza Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan, Mobil Terpental 20 Meter
Kecelakaan KA Blambangan Ekspres di Batang
Kejadian lain terjadi di Batang pada Senin (27/4/2026) ketika seorang pria tertabrak KA Blambangan Express saat menyeberang rel.
Korban meninggal di lokasi dan kemudian dievakuasi untuk proses identifikasi.
"Selanjutnya Kapolsek Tulis, Ka subsektor Kandeman, dan enam anggota mendatangi lokasi, olah TKP dan jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Kalisari Batang untuk dilakukan identifikasi," ujar Plt Kasi Humas Polres Batang, Ipda Sri Widadi, Senin (27/4/2026).
Perempuan 44 Tahun Tertabrak KA Logawa
Sementara itu di Kabupaten Cilacap, seorang perempuan berusia 44 tahun meninggal setelah tertabrak KA Logawa pada Selasa (28/4/2026).
Korban diduga tidak menyadari adanya KA yang melintas saat berjalan di jalur rel.
"Diduga karena kurang hati-hatinya korban berjalan melalui rel KA dan tidak mengetahui saat bersamaan datang KA Logawa dari arah selatan hingga tertabrak."
"Ttubuhnya terseret sejauh 300 meter," ujar Kasi Humas Polres Cilacap, Ipda Galih Secahyo, Rabu (29/4/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa ketika petugas menemukan bagian tubuh manusia di rel KA.
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Grobogan
Insiden terbaru terjadi di Kabupaten Grobogan pada Jumat (1/5/2026) dini hari.
KA Argo Bromo Anggrek menabrak mobil yang mengangkut rombongan pengantar jemaah calon haji di perlintasan tanpa palang pintu.
Empat orang meninggal, sementara lima orang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.
"Dari sembilan penumpang, empat meninggal, tiga rawat jalan, dan dua dirawat di RSUD R Soejati," kata Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani.
Baca juga: Detik-detik Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Hantam KRL di Bekasi, Saksi: Suaranya Seperti Bom
Remaja Perempuan Tertabrak KA di Brebes
Di hari yang sama pada Jumat (1/5/2026), satu dari tiga remaja perempuan yang tertabrak KA barang di Kabupaten Brebes dinyatakan meninggal.
Kecelakaan tragis itu terjadi di jalur KA wilayah selatan Kabupaten Brebes, Jumat (1/5/2026).
Tiga remaja perempuan tertemper KA barang relasi Jakarta–Surabaya di Km 313+5, Dukuh Talok, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Kapolsek Bumiayu, AKP Edi Mardiyanto menyebutkan, seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Bumiayu, termasuk korban meninggal.
“Petugas dari Polsek Bumiayu bersama Polsuska dan Koramil langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan evakuasi,” kata AKP Edi.
Peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 07.44 dan melibatkan KA 302 (kereta parsel) dengan lokomotif CC 2017804.
Insiden bermula saat lima remaja perempuan berada di sekitar jalur rel KA.
Ketika KA melaju dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Surabaya), tiga di antaranya tidak sempat menghindar hingga tertemper rangkaian KA.
Sedangkan dua remaja lainnya bisa menyelamatkan diri. (*)
Sumber Kompas.com