TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Prestasi akademik kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto.
Publikasi tersebut masuk dalam Volume 16 Nomor 1 edisi April 2026 dan diumumkan pada Kamis, 30 April 2026.
Bunga menyebutkan, keberhasilan publikasi ilmiah ini bermula saat ia mengikuti program SISMA (Saizu International Student Mobility Awards) di Filipina pada November 2025.
Dalam kegiatan tersebut, ia melakukan penelitian mengenai sistem pendidikan di negara tersebut.
Bunga mengungkapkan, ide penelitian muncul setelah mendapatkan arahan dari dosen pengampu mata kuliah Manajemen Mutu Terpadu, Dr. Saefudin Syafii.
Ia melakukan konsultasi intensif terkait kemungkinan menjadikan sekolah luar negeri sebagai objek kajian Manajemen Mutu Terpadu.
Ia bahkan harus meminta bantuan rekan yang masih berada di Filipina untuk melengkapi sejumlah informasi yang dibutuhkan.
Meski demikian, pengalaman riset internasional tersebut justru memberinya banyak wawasan baru mengenai sistem pendidikan di kawasan pasca konflik.
“Saya senang bahwa apa yang saya teliti di Filipina mampu memberikan insight baru. Pendidikan di sana sangat berbeda dengan Indonesia. Berdasarkan wawancara dan pengamatan dari publikasi resmi menunjukkan bahwa sekolah yang saya teliti sangat relevan dengan fokus kajian saya, yakni Manajemen Mutu Terpadu,” jelasnya.
Penelitian tersebut mengkaji penerapan Manajemen Mutu Terpadu di MSU-Integrated Laboratory School, Marawi City, Filipina, yang berada di wilayah pasca konflik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pasca konflik turut memengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk sektor pendidikan.
Dalam situasi tersebut, masyarakat membangun komunitas yang kuat untuk menjaga kebersamaan dan keberlangsungan pendidikan di bawah naungan MSU-System.
Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah serta analisis publikasi resmi, sekolah tersebut dinilai berhasil menerapkan prinsip-prinsip TQM secara optimal.
Implementasi tersebut terlihat melalui penerapan customer focus, continuous improvement, kepemimpinan berorientasi mutu, hingga keterlibatan tim dan pemangku kepentingan.
Koordinator Program Studi MPI, Sutrimo Purnomo, menyampaikan bahwa kampus memiliki komitmen kuat dalam mendorong mahasiswa berkembang di bidang kepenulisan ilmiah dan publikasi jurnal akademik.
Ia juga menambahkan bahwa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan telah menghadirkan kebijakan yang mempermudah mahasiswa menyelesaikan tugas akhir melalui jalur publikasi ilmiah sebagai alternatif pengganti skripsi.
Bunga pun mengajak mahasiswa untuk terus belajar dan memanfaatkan setiap kesempatan akademik yang ada.
“Dunia adalah kelas tanpa dinding, maka ambillah ilmu di manapun berada. Tidak harus menunggu pintar untuk menulis, yang paling penting adalah berani memulai, fokus, dan konsisten,” tutupnya. (***)