TRIBUNNEWS.COM - Nasib apes dirasakan Real Madrid yang hanya bisa menunda waktu pesta juara Barcelona di Liga Spanyol musim 2025/2026.
Ya, peluang Real Madrid untuk bisa menjadi juara Liga Spanyol musim ini hampir tertutup.
Rentetan hasil buruk yang diderita Real Madrid di momen kritis musim ini, membuat El Real hampir pasti kehilangan peluang memenangkan gelar musim ini di tanah Matador.
Kini, jarak poin Real Madrid dengan Barcelona terlampau jauh yakni 11 angka.
Dengan menyisakan lima laga, peluang Real Madrid untuk menyamai atau melewati jumlah poin Barcelona sangat kecil.
Hal ini dikarenakan butuh berbagai skenario yang terasa mustahil, untuk mewujudkan hal tersebut.
Alhasil, Real Madrid hanya bisa menunda pesta gelar juara rival abadinya tersebut di sisa laga musim ini.
Kebetulan, Real Madrid masih berkesempatan untuk bertemu Barcelona sekali pada akhir musim ini.
Momen itu bakal terjadi tepat dalam laga giornata ke-35.
Pada laga pekan tersebut, Real Madrid akan melakoni laga tandang ke markas Barcelona di Stadion Camp Nou, Senin (11/5/2026) jam 02.00 WIB.
Laga El Clasico episode terakhir musim itupun terasa seperti menjadi pertaruhan muka Real Madrid.
Bagaimana tidak, Real Madrid berpotensi melihat rival abadinya tersebut sudah mengunci gelar sebelum momen El Clasico tersebut.
Bahkan, paling tragis, Real Madrid bisa menjadi saksi langsung Barcelona merayakan gelar juara di laga penuh drama itu.
Ada berbagai skenario yang kini harus dihadapi Real Madrid, entah suka atau tidak.




















Skenario pertama ialah Real Madrid tentu tidak ingin melihat Barcelona merayakan gelar juara pada momen sebelum atau saat El Clasico berlangsung.
Agar skenario tersebut terjadi, Real Madrid mau tidak mau harus memenangkan dua laga berikutnya.
Yakni laga melawan Espanyol di pekan ke-34, lalu pertandingan El Clasico menghadapi Barcelona di matchday selanjutnya.
Pada momen yang bersamaan, Real Madrid juga perlu berharap rivalnya itu terpeleset terutama saat bertandang ke markas Osasuna di pekan ke-34, Minggu (3/5/2026) lusa mendatang.
Andai skenario itu terwujud, maka Real Madrid setidaknya sudah berhasil menunda perayaan gelar juara sebelum atau momen berlangsungnya El Clasico.
Karena jarak poin Real Madrid dengan Barcelona akan berubah drastis dari 11 poin menjadi 5 poin saja.
Hal itu tentu membuat muka Real Madrid tidak terlalu seperti dipermalukan.
Bahkan, Real Madrid mendadak punya peluang menjuarai Liga Spanyol, jika skenario itu berjalan mulus.
Namun, jika skenario tersebut tidak berjalan mulus.
Real Madrid dipastikan harus menerima kenyataan bahwa rival abadinya sudah juara atau mengunci gelar tepat sebelum momen El Clasico atau pada pertandingan El Clasico itu sendiri.
Skenario Barcelona sudah menyegel gelar Liga Spanyol sebelum El Clasico, bisa terjadi jika El Barca menang atas Osasuna, sementara Real Madrid gagal menang atas Espanyol di laga pekan ini.
Barcelona berhak menyegel gelar juara sebelum El Clasico, lantaran mengumpulkan 88 poin, alias terpaut 13-14 poin dari Real Madrid.
Baca juga: Finansial Membaik, Barcelona Siapkan Revolusi Skuad: 4 Nama Masuk Radar
Sementara, untuk skenario Barcelona menyegel gelar Liga Spanyol di momen El Clasico ialah El Barca maupun Real Madrid sama-sama menang di pekan ke-34.
Lalu pada laga El Clasico, Barcelona mengalahkan Real Madrid, maka otomatis El Barca bakal mengunci gelar di laga El Clasico terakhir musim ini.
Melihat berbagai skenario tersebut, Real Madrid tentu tidak ingin melihat Barcelona memastikan gelar sebelum atau saat El Clasico sedang berlangsung.
Karena jika hal itu terjadi, perayaan gelar juara Barcelona bakal dikenang sebagai salah satu paling epic dalam sejarah kedua tim tersebut.
Situasi makin pilu bagi Real Madrid, karena momen El Real gagal meraih gelar juara dalam dua musim beruntun terjadi di momen sakral bertajuk El Clasico.
So, menarik untuk melihat seperti apa momen perayaan gelar juara yang akan segera dirayakan Barcelona di Liga Spanyol musim ini?
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)