TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES — Tiga remaja putri tertabrak kereta barang di perlintasan Dukuh Talok, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026) pagi.
Informasi yang didapat, saat kecelakaan, sekitar pukul 07.44 WIB, mereka dilaporkan tengah joging.
Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardiyanto mengatakan, peristiwa berawal saat kereta barang bernomor lokomotif CC 2017804 yang dikemudikan masinis Untung A, tengah melintas di jalur tersebut.
Para korban diduga tengah berjalan di sekitar rel saat kereta melintas.
“Berdasarkan informasi awal, terdapat lima orang perempuan yang berjalan di jalur rel."
"Dua di antaranya berhasil selamat, sementara tiga lainnya tertemper kereta,” jelasnya.
Baca juga: Tukang Sayur Dibegal saat Perjalanan ke Pasar Induk Bumiayu Brebes, Uang Rp2 Juta Raib
Ketiga korban, lanjut AKP Edi, diketahui berinisial MAS (16), warga Cilacap; KM (18), warga Jakarta Utara; dan TS (15), warga Brebes.
"Akibat kejadian tersebut, korban TS dinyatakan meninggal dunia di lokasi setelah mengalami luka serius di bagian kepala."
"Sementara, dua korban lain mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Bumiayu untuk mendapatkan perawatan medis," terangnya.
Hasil pemeriksaan sementara oleh dokter jaga RSUD Bumiayu menyebutkan, TS mengalami luka berat pada kepala bagian belakang serta memar di kepala dan bibir.
KM mengalami luka di kepala sebelah kanan, sementara MAS mengalami luka lebam di pelipis mata kanan.
Petugas dari Polsek Bumiayu bersama tim Reskrim, Polsuska, dan Koramil setempat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak PT KAI.
"Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kejadian."
"Masyarakat diimbau tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api demi keselamatan," pesannya.
Baca juga: Pakai Baju Koko Pink, Kakek Misterius Tergeletak Lemah di Jalingkar Bumiayu
Kecelakaan yang menimpa tiga remaja ini pun viral di media sosial setelah video evakuasi ketiganya diunggah.
Terlihat tubuh para korban bergelimpangan di tepi rel kereta api dengan luka berat.
Warga dan petugas kemudian mengevakuasi mereka untuk dibawa ke rumah sakit. (*)