Syukuran dan Bakti Sosial Warnai May Day di Tabalong, Buruh Sampaikan Enam Tuntutan 
Hari Widodo May 01, 2026 07:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Syukuran dan juga bakti sosial yang melibatkan anak yatim, mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Tabalong, Jumat (1/5/2026) sore.

Dipusatkan di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, syukuran dan bakti sosial ini dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf.

Hadir pula unsur Forkopimda, Kepala Disnaker Tabalong, Kepala UPTD Samsat Tanjung serta para buruh yang tergabung dalam SPSI dan FSP KEP Kabupaten Tabalong.

Sementara itu rangkaian kegiatan ini selain diisi penyerahan santunan kepada anak yatim, juga dilakukan pemotongan nasi tumpeng.

Baca juga: Hari Buruh 2026 di Tapin, Bupati Ajak Pekerja Silaturahmi dan Perkuat Kolaborasi 

Momen ini pun juga digunakan Ketua FSP KEP Tabalong, Sahrul, untuk menyampaikan enam poin yang menjadi tuntutan pihaknya bersama DPC SPSI Kabupaten Tabalong.

"Kami tetap sampaikan aspirasi karena esensi may day itu adalah hari pekerja buruh memperjuangkan dan menyampaikan aspirasinya kepada anggota legislatif maupun eksekutif," ujar Sahrul.

Adapun enam poin tuntutan FSP KEP dan SPSI Kabupaten Tabalong tersebut terdiri dari: sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law, hapus outsourcing (kontrak berkepanjangan), tolak upah murah.

Baca juga: Hadiri Peringatan Hari Buruh, Bupati Kotabaru Ajak Kawal Investasi Masuk Kurangi Pengangguran 

Kemudian, stop Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal, selesaikan permasalahan upah 3 bulan yang tidak dibayar PT Bagas Bumi Persada dan permudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan R2, R4, dan R6.

Selanjutnya lembaran enam tuntutan yang dibacakan tersebut langsung saat itu juga diserahkan kepada Ketua DPRD Tabalong untuk bisa ditindaklanjuti. (Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.