BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ratusan tenaga medis dari pulau Bangka dan Sumatera mengikuti The 3rd Annual Meeting Sriwijaya Hematologi Onkologi Medik, Basic to Advanced Scientific Event (HOM-BASE) 2026 di Ballroom Aston Emidary Hotel Pangkalpinang, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga 2 Mei 2026 itu mengangkat tema Crucial Points in Hematology and Oncology: Strategies in Diagnosis and Treatment. Forum ilmiah tersebut menjadi wadah pembaruan wawasan, peningkatan kompetensi klinis, serta pembahasan perkembangan terbaru berbasis bukti ilmiah di bidang hematologi dan onkologi medik.
Rangkaian acara meliputi kuliah umum, simposium, dan lokakarya aplikatif. Selain menjadi sarana transfer pengetahuan, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat jejaring profesional tenaga kesehatan, khususnya di wilayah Sumatera bagian selatan.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tarmin AB, yang hadir mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, menilai forum ilmiah semacam ini penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
"Forum ini sangat penting sebagai sarana berbagi pengetahuan, memperkuat jejaring profesional, serta mendorong inovasi dalam diagnosis dan penanganan pasien secara komprehensif," ujar Tarmin saat membuka kegiatan.
Ia menambahkan, pendekatan basic to advanced yang diusung dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya penguasaan ilmu dasar yang kuat sekaligus kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan terapi mutakhir.
"Pemerintah daerah sangat mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Tenaga medis yang kompeten dan terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan akan berdampak besar terhadap kualitas layanan kepada masyarakat," katanya.
Ketua Pelaksana HOM-BASE 2026 Pangkalpinang, dr Indriyani Hermiyana, SpPD, K-HOM, FINASIM, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas dokter dalam mengenali dan menangani penyakit kelainan darah serta kanker sejak dini.
“Kegiatan ini merupakan wadah sharing knowledge bagi dokter umum, dokter penyakit dalam, hingga dokter spesialis lainnya. Harapannya, setelah mengikuti forum ini, para peserta dapat lebih cepat mengenali kasus dan bisa merujuk pasien ke fasilitas yang tepat," ujar Indriyani.
Menurut dia, peserta kegiatan didominasi dokter umum dan dokter penyakit dalam. Namun, forum tersebut juga melibatkan dokter spesialis anak, patologi klinik, serta mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Bangka Belitung.
Ia menjelaskan, HOM-BASE merupakan agenda tahunan yang digelar secara bergilir di wilayah Sumatera bagian selatan, meliputi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung. Tahun ini merupakan pelaksanaan ketiga, dengan Bangka Belitung sebagai tuan rumah.
Dalam forum itu, peserta memperoleh pembaruan ilmu yang berkembang pesat, mulai dari pendekatan diagnostik berbasis molekuler, terapi target, imunoterapi, hingga optimalisasi manajemen suportif pasien.
Selain sesi ilmiah, kegiatan juga menghadirkan sejumlah lokakarya, antara lain State of the Art Anemia Management: Translational and Clinical Practice serta Blood Transfusion in Clinical Practice: From Evidence to Execution.
HOM-BASE 2026 turut diramaikan pameran mitra industri kesehatan dan pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang menampilkan produk khas Bangka Belitung, mulai dari olahan makanan hingga kain cual.
Indriyani berharap forum tersebut dapat menambah wawasan para peserta dalam pelayanan kesehatan, khususnya penanganan kanker dan kelainan darah di Indonesia. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)