Iran Ajukan Proposal Baru ke Meja Trump via Pakistan di Tengah Misteri Kondisi Mojtaba Khamenei
Budi Sam Law Malau May 02, 2026 03:35 AM

 

WARTAKOTALIVE.COM – Angin segar diplomasi mulai berembus di tengah bara konflik Timur Tengah yang belum sepenuhnya padam.

Republik Islam Iran dilaporkan telah menyerahkan proposal negosiasi terbaru kepada Amerika Serikat melalui mediator Pakistan.

Sebuah langkah yang memicu optimisme akan berakhirnya perang yang telah menguras energi global.

Baca juga: Ternyata Nyawa 44 Pelaut Iran Melayang di Tengah Blokade Hormuz dan Hujan Bom AS-Israel

Pejabat Pakistan mengonfirmasi kepada CBS News bahwa Teheran telah menyampaikan tanggapan revisi terhadap persyaratan yang diajukan oleh Presiden Donald Trump.

Proposal ini disebut-sebut sebagai tawaran untuk mengadakan putaran kedua pembicaraan perdamaian secara langsung, setelah sebelumnya pembicaraan menemui jalan buntu.

Sebelumnya, upaya Iran untuk menunda pembahasan isu nuklir ditolak mentah-mentah oleh Presiden Trump. Kini, para mediator di Islamabad menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan damai berada dalam jarak yang lebih dekat dibandingkan sebelumnya.

Teka-teki Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei

Di balik layar diplomasi yang mulai mencair, perhatian dunia tertuju pada sosok Pemimpin Tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei.

Sejak diumumkan sebagai pengganti ayahnya, Ali Khamenei—yang tewas dalam serangan pada 28 Februari lalu—Mojtaba belum pernah terlihat maupun terdengar suaranya secara langsung di hadapan publik.

Mohsen Qomi, Kepala Kantor Urusan Internasional Majelis Pakar Iran, mengonfirmasi bahwa Mojtaba memang terluka dalam serangan bom yang menewaskan ayahnya.

Baca juga: Ayatollah Mojtaba Khamenei Tegaskan Nuklir dan Rudal Harga Mati bagi Iran, Rakyat Akan Pertahankan

Namun, ia membantah klaim intelijen AS yang menyebut sang pemimpin mengalami kelumpuhan hebat.

Qomi menilai desakan publik untuk melihat penampilan video atau audio Mojtaba hanyalah taktik musuh untuk menciptakan ketidakpastian.

Harapan di Tengah Ketidakpastian

Meski klaim kesehatan Mojtaba Khamenei belum disertai bukti fisik yang nyata selain pernyataan tertulis, langkah Iran mengajukan proposal baru menunjukkan adanya keinginan kuat untuk keluar dari isolasi perang.

Masa depan kesepakatan ini kini berada di tangan Washington, apakah usulan Iran kali ini cukup untuk memuaskan tuntutan keras Presiden Trump atau justru kembali berujung pada kebuntuan di tengah misteri kepemimpinan Teheran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.