Gadis Bukit Layang Gantikan Ibu Naik Haji, Termuda Se-Bangka Belitung
Fitriadi May 02, 2026 11:40 AM

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Bahagia dan sedih bercampur jadi satu. Gadis 16 tahun itu juga terkejut karena bisa berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun ini.

Sebelumnya, dia dijadwalkan berangkat pada tahun 2028 nanti.

“Usia saya 16 tahun, Agustus ini 17 tahun. Belum ada persiapan panggilanya kan 2028 gitu. Tibatiba kemarin ada panggilan,” kata Siti Nur Azizah (16), warga Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (1/5/2026).

Baca juga: Penantian Juriah, Jemaah Tertua Manggar Akhirnya Berangkat Haji

Siti menjadi satu dari 445 orang calon haji dari Bangka Belitung yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 7.

PELEPASAN JEMAAH HAJI - Suasana di dalam Masjid Agung Darussalam, Manggar, saat kegiatan pelepasan 22 jemaah calon haji Kabupaten Belitung Timur, Kamis (30/4/2026). Ratusan keluarga dan kerabat tampak memadati area dalam masjid untuk memberikan pelukan perpisahan dan doa restu sebelum para jemaah bertolak menuju Tanjungpandan dan melanjutkan perjalanan panjang ke tanah suci.
PELEPASAN JEMAAH HAJI - Suasana di dalam Masjid Agung Darussalam, Manggar, saat kegiatan pelepasan 22 jemaah calon haji Kabupaten Belitung Timur, Kamis (30/4/2026). Ratusan keluarga dan kerabat tampak memadati area dalam masjid untuk memberikan pelukan perpisahan dan doa restu sebelum para jemaah bertolak menuju Tanjungpandan dan melanjutkan perjalanan panjang ke tanah suci. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Mereka secara resmi diberangkatkan dari Asrama Haji Babel menuju embarkasi Palembang, Sumatera Selatan. 

Baca juga: Cuaca Arab Saudi Capai 50 Derajat, Jemaah Haji Beltim Diimbau Waspada dan Bawa APD

Baca juga: 5,7 Juta Jemaah Menunggu Giliran, Prabowo Ingin Haji Tanpa Antre

Setelah transit selama kurang lebih empat jam, rombongan akan diberangkatkan ke Jeddah, Arab Saudi, melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan.

Siti dapat menunaikan ibadah haji dengan kuota reguler melalui pelimpahan porsi dari almarhumah ibunya.

Berbekal persiapan belajar di pondok, dia berharap doanya di tanah suci bakal terkabul.

“Doa di tanah suci nanti semoga dapat menjadi contoh yang baik,” katanya.

Terpisah, Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bangka, Giapul Prabungga, mengatakan, Siti Nur Azizah sempat dijadwalkan berangkat pada tahun 2024 bersama ayahnya.

Namun keberangkatannya kala itu terganjal ketentuan minimal usia keberangkatan minimal 18 tahun.

“Saat itu usianya belum memenuhi syarat karena ketentuan minimal usia keberangkatan minimal 18 tahun,” kata Giapul Prabungga kepada Bangkapos.com (grup Posbelitung.co) di Asrama Haji Babel, Jumat (1/5/2026).

Tahun ini, peraturan minimal usia itu berubah menjadi 13 tahun. 

Karenanya, Siti Nur Azizah bisa berangkat dalam kuota haji reguler tahun 2026.

Siti Nur Azizah juga menjadi jemaah calon haji termuda dari Bangka. 

Sementara jemaah haji tertua dari Kabulaten Bangka, berusia 84 tahun dari Kecamatan Puding Besar.

“Hari ini masuk asrama, menginap semalam di Asrama Haji di Pangkalpinang untuk pemeriksaan kesehatan akhir, serta pembagian dokumen-dokumen, seperti visa haji dan gelang jemaah,” lanjutnya. 

Rencananya, para jemaah calon haji bakal diberangkatkan pada hari ini, Sabtu (2/5/2026) pagi setelah salat Subuh.

Sekitar pukul 07.00 WIB, rombongan bertolak dari Bandara Depati Amir, Pangkalpinang menuju Palembang.

“Setelah transit sekitar empat jam, perjalanan dilanjutkan menuju Madinah pada pukul 13.00 WIB siang harinya,” lanjutnya.

Dia menyebutkan, jemaah haji dari Kabupaten Bangka, sebanyak 271 jemaah calon haji dijadwalkan berangkat.

Namun diberangkatkan 270, satu orang terpaksa batal berangkat karena kondisi sakit.

“Kami berharap seluruh jemaah calon haji asal Bangka Belitung dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta meraih predikat haji yang mabrur,” harapnya.

Dilepas Gubernur

Kemarin, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani melepas rombongan jemaah calon haji di Asrama Haji Babel.

Turut hadir, istri Gubernur, Noni Hidayat Arsani, Pj Sekda Bangka Belitung Fery Afriyanto, dan anggota DPRD Babel Rina Tarol. 
“Alhamdulilah hari ini kita bisa memberangkatkan jemaah haji kita sebanyak 1.074 orang. Hari ini dan besok pagi,” kata Hidayat Arsani.

Di tempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kepulauan Babel Dewi Rosaria Indah mengatakan jumlah calon haji asal Kepulauan Babel tahun ini sebanyak 1.074 orang, tersebar di Kota Pangkalpinang 293 orang, Bangka 268 orang, Bateng 155 orang, Basel 158 orang, Babar130 orang, Belitung 42 orang, Beltim 22 orang, petugas pendamping jamaah sebanyak sembilan orang.

“Hari ini keberangkatan perdana calon haji asal Kepulauan Babel dan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” katanya.

Kabupaten/Kota

Sebelumnya, rangkaian jemaah calon haji dilakukan dari masing-masing Kabupaten/Kota.

Jemaah dari Kabupaten Belitung Timur dilepas dari Masjid Agung Darussalam, Manggar, Kamis (30/4/2026).

Ratusan keluarga memadati area sejak pagi. Meski cuaca terik, mereka tetap bertahan demi melepas orang tercinta.

Sejak pukul 09.00 WIB, pelataran hingga bagian dalam masjid telah dipenuhi para pengantar. Isak tangis pecah saat para jemaah berpamitan. 

Pelukan antara orang tua, anak, hingga cucu menjadi pemandangan yang tak terelakkan. Sebagian keluarga juga mengabadikan momen perpisahan terakhir sebelum keberangkatan.

Memasuki pukul 10.00 WIB, suasana berubah khidmat. Lantunan talbiyah menggema dari 22 jemaah yang bersiap berangkat.

Dalam pelepasan itu, tiga jemaah lanjut usia mendapat penghormatan dengan diantar menggunakan mobil dinas bupati.

“Jemaah tertua dan lansia mendapatkan fasilitas naik mobil dinas bupati seperti tahun sebelumnya. Tahun ini ada tiga orang,” ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Belitung Timur, Hasmaryati.

Hasmaryati mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji.

“Ibadah haji bukan hanya ibadah rohani, tetapi juga fisik. Kami berharap jemaah menjaga stamina agar tetap sehat hingga kembali ke Tanah Air,” katanya.

Di hari yang sama, sebanyak 291 jemaah calon haji Kota Pangkalpinang dilepas di Masjid Agung Kubah Timah.

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mendoakan seluruh je maah diberi kelancaran dan kembali sebagai haji mabrur.

“Semoga diberikan kesehatan, kekuatan lahir dan batin, serta kembali menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” ujar Saparudin.

Jemaah Pangkalpinang terbagi dalam dua kelompok terbang, yakni kloter 7 sebanyak 245 orang dan kloter 9 sebanyak 46 orang.

Di Kabupaten Belitung, sebanyak 42 jemaah diberangkatkan dengan kondisi sehat.

Plt Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat, Fitriatun, menyebut rombongan akan bergabung dalam kloter 7 menuju Madinah.

“Alhamdulillah semua dalam kondisi fit. Kami berpesan agar jemaah menjaga kekompakan dan mematuhi arahan petugas,” kata Fitriatun, Kamis (30/4/2026).

Suasana serupa juga terlihat di Bangka Selatan. Tangis keluarga mengiringi keberangkatan 37 jemaah tahap awal dari Masjid Nurunnajah, Toboali, Jumat (1/5/2026) pagi.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, menyebut total jemaah tahun ini mencapai 158 orang.

“Hari ini diberangkatkan 37 orang menuju Asrama Haji Antara,” ujarnya. 
Ia mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan mental selama menjalankan ibadah.

“Ibadah haji membutuhkan kekuatan fisik dan spiritual. Jemaah harus menjaga kesehatan dan kebersamaan,” katanya.

Di Bangka Tengah, sebanyak 151 jemaah dilepas dari Hotel Sol Marina, Pangkalanbaru, Jumat (1/ 5/2026).

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, berharap para jemaah fokus beribadah dan turut mendoakan daerah.

“Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi daerah,” ucap Algafry. (Bangka Pos/riz/z1/t2, dol/u1/w4/ant)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.