Semarapura Festival Ditutup, Ribuan Warga Padati Pusat Kota, Transaksi Tembus Rp2 Miliar Di Bali
Putu Dewi Adi Damayanthi May 02, 2026 11:42 AM

TRIBUN-BALI.COM, SEMAEAPURA -  Gelaran Semarapura Festival ke-8 Tahun 2026 resmi berakhir dengan capaian signifikan. 

Selama empat hari pelaksanaan, festival ini menyedot puluhan ribu pengunjung dan mencatat perputaran ekonomi lebih dari Rp2 miliar.

Penutupan festival berlangsung di panggung utama depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Jumat 1 Mei 2026 malam. 

Bupati Klungkung, I Made Satria, hadir langsung bersama jajaran Forkopimda, perangkat daerah, serta masyarakat yang memadati kawasan pusat kota.

Baca juga: Hardiknas, Guru Pengabdian di Klungkung Bali Cemas Wacana Penghapusan Guru Honorer 2027

Dalam sambutannya, Satria menekankan Festival Semarapura menjadi hiburan tahunan, juga ruang strategis untuk menjaga eksistensi budaya Bali sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. 

Ia menyoroti dampak langsung terhadap pelaku UMKM dan sektor pariwisata dari tingginya kunjungan selama acara berlangsung.

"Melalui festival ini, kita tidak hanya merayakan seni dan budaya, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, telah memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Data panitia mencatat, total pengunjung mencapai sekitar 67 ribu orang, termasuk 152 wisatawan mancanegara. 

Angka tersebut melampaui ekspektasi dan mempertegas daya tarik festival sebagai agenda unggulan daerah.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, menyebutkan sebanyak 130 peserta ambil bagian dalam pameran, mulai dari UMKM, kuliner, BUMN, perbankan, hingga instansi pemerintah. 

Dari aktivitas tersebut, transaksi ekonomi tercatat menembus lebih dari Rp2 miliar.

Beragam agenda turut meramaikan festival, seperti pameran UMKM, job fair, pertunjukan gong kebyar anak dan wanita, drama gong, hingga seni tradisional genjek. 

Selain itu, lomba ogoh-ogoh mini, nyurat lontar, hingga kontes sepeda motor juga menarik perhatian pengunjung dari berbagai kalangan.

Di sisi lain, Pemkab Klungkung juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat program perlindungan sosial melalui inovasi “Bapak Keren” (Bantuan Pembiayaan Iuran Jaminan Sosial Pekerja Rentan). 

Program tersebut telah menjangkau 8.685 pekerja rentan sejak Desember 2025 hingga Maret 2026.

Malam penutupan semakin semarak dengan penampilan band lokal Bali seperti Lolot dan XXX. 

Ribuan penonton terlihat memadati area panggung, menutup rangkaian festival dengan suasana meriah di jantung Kota Semarapura. (mit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.