Insiden ABK KM Camara Nusantara 6, Basarnas Banjarmasin Ingatkan Prosedur Keselamatan Kerja
Ratino Taufik May 02, 2026 11:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penemuan jasad Prasetyo Adi Wibowo (24), ABK KM Camara Nusantara 6 yang terjatuh di perairan Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, menjadi pengingat keras akan pentingnya keselamatan kerja di sektor maritim. Sabtu pagi (2/5/2026)

Kepala Kantor BadanPencarian dan Pertolongan Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menegaskan bahwa setiap operator kapal dan pekerja perairan wajib mengedepankan prosedur keselamatan. 

"Kami terus mengimbau kepada seluruh operator kapal dan para pekerja di sektor maritim agar selalu mengedepankan prosedur keselamatan, terutama penggunaan alat pelindung diri seperti life jacket saat beraktivitas di atas kapal, demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang," tegasnya.

Insiden bermula pada Jumat, (1/5), sekitar pukul 05.10 Wita. Berdasarkan laporan, Prasetyo Adi Wibowo terjatuh dari kapal KM Camara Nusantara 6 saat kapal tersebut berada di area Pelabuhan Trisakti. 

Baca juga: WFH Setiap Jumat Pemko Banjarbaru Dievaluasi Tiap Bulan, Kabag Organisasi: Sejauh Ini Masih Lancar

Segera setelah menerima laporan, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin mengerahkan tim rescue untuk melakukan upaya penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari Rescuer Kantor SAR Banjarmasin, Pos TNI AL Banjarmasin, Bakamla, Ditpolair Polda Kalsel, Satpolair Polresta Banjarmasin, BPBD Kota Banjarmasin, Borneo Rescue, serta bantuan dari rekan-rekan ABK KM Camara Nusantara 6.

Tim gabungan menggunakan berbagai alat utama (alut) dan peralatan SAR air, termasuk RIB 01 Banjarmasin, peralatan selam, serta teknologi Aqua Eye untuk mendeteksi keberadaan objek di bawah permukaan air.

Hingga Sabtu pagi (2/5) pukul 07.30 Wita, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan posisi jasad. Setelah berhasil dievakuasi dari perairan, jasad langsung dibawa ke RSUD Ulin Banjarmasin menggunakan unit ambulans Anggun Rescue untuk proses penanganan lebih lanjut.

"Kami mengonfirmasi bahwa korban atas nama Prasetyo Adi Wibowo telah berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Sabtu pagi dalam kondisi meninggal dunia. Posisi korban ditemukan sejauh satu mil laut dari titik awal kejadian. Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI AL, Polairud, Bakamla, BPBD, hingga potensi relawan yang telah bahu-membahu bekerja secara maksimal," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana. (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.