TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi melaporkan kebakaran hebat terjadi di Jalan Hafiz Jalil, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, pada Jumat (1/5/2026) kemarin.
Berdasarkan laporan resmi DPKP Kota Bukittinggi, informasi kebakaran diterima petugas pada pukul 15.57 WIB. Satu menit kemudian, armada langsung diberangkatkan menuju lokasi. Penanganan kebakaran dan proses pendinginan selesai sekitar pukul 18.00 WIB.
Kepala DPKP Kota Bukittinggi, Joni Feri, kebakaran diketahui setelah adanya laporan masyarakat melalui sambungan telepon ke Markas Komando DPKP Kota Bukittinggi.
"Warga melaporkan terjadinya kebakaran rumah dan toko di lokasi kejadian. Menindaklanjuti laporan itu, kami mengerahkan personel piket Regu Yudha segera bergerak ke lokasi," kata Joni, Sabtu (2/5/2026).
Menurut Joni, dari data sementara kebakaran menghanguskan empat unit rumah semi permanen yang berada di atas rel kereta api dan 10 unit warung di lokasi yang sama.
Selain itu, tujuh unit rumah toko di Jalan Sutan Syahrir juga dilaporkan terdampak.
"Dari kejadian tersebut sekitar 21 bangunan tercatat terdampak dalam peristiwa kebakaran," katanya.
Baca juga: Kebakaran Bukittinggi: Usai Bukit Apit Puhun, Si Jago Merah Kembali Mengamuk di Tarok Dipo Sore Ini
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan sekaligus pendataan di lapangan. Hingga saat ini, penyebab kebakaran maupun taksiran kerugian masih dalam penyelidikan.
Dalam penanganan kejadian ini, DPKP Kota Bukittinggi mengerahkan enam unit armada beserta water supply. Bantuan armada juga datang dari sejumlah daerah, yakni Kabupaten Agam dua unit, Kota Payakumbuh satu unit, Kabupaten Lima Puluh Kota satu unit, Kota Padang Panjang dua unit, Kabupaten Solok satu unit, Kota Solok satu unit, Kabupaten Tanah Datar satu unit, dan Kabupaten Padang Pariaman satu unit.
Selain itu, sekitar 100 orang personel diturunkan dalam proses pemadaman kebakaran.
“Iya, kembali terjadi kebakaran di kawasan Jembes,” ujarnya.
Ia mengatakan, objek yang terbakar adalah rumah petak semi permanen. Kebakaran dilaporkan ke Damkar Bukittinggi pada pukul 12.16 WIB.
"Objek yang terbakar menghanguskan sebanyak empat petak rumah semi permanen," ujar Jon Feri.
Baca juga: Kebakaran di Bukit Apit Puhun Bukittinggi Jumat Siang, 4 Petak Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar
Sementara itu, untuk penyebab dan kerugian dalam insiden kebakaran ini masih dalam penyelidikan.
Selang beberapa menit setelah mendapat laporan, kemudian Petugas Damkar Bukittinggi langsung berupaya melakukan pemadaman dan mengantisipasi api menyambar bangunan lainnya.
"Sebanyak enam unit armada dan 25 petugas dikerahkan dalam upaya pemadaman pada hari ini," jelasnya.
Kemudian sebanyak dua unit armada dari Damkar Agam ikut membantu proses pemadaman.
Baca juga: Kasus Gigitan Hewan di Bukittinggi Capai 46 Kejadian, Dinkes Gelar Pengendalian Rabies
Untuk mengantisipasi bahaya kebakaran, Joni Feri mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan api walaupun kecil.
"Begitu juga aliran listrik. Periksa secara berkala kabel-kabel listrik yang digunakan atau sambungan listrik untuk menghindari arus pendek," tuturnya.
Saat terjadi kebakaran, Joni Feri meminta masyarakat untuk segera melaporkannya ke DPKP Kota Bukittinggi dengan kontak (0752) 31113.