Munculnya Sinkhole di Gunungkidul Yogyakarta, Dikelilingi Retakan, BPBD Siapkan Langkah Lanjutan
ninda iswara May 02, 2026 12:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Kemunculan Sinkhole atau tanah berlubang di Gunungkidul, Yogyakarta, mengejutkan warga.

Sinkhole tersebut muncul di lahan produktif milik warga di Banagung, Tileng, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Warga dibuat khawatir dengan kemunculan sinkhole di area persawahan ini.

Pasalnya, lubang tersebut semakin melebar.

Bahkan retakan tanah juga muncul di sekelilingnya.

Baca juga: Tak Sabaran Bikin Repot! Mobil Nyaris Tersambar Kereta Dekat UIN Yogyakarta, Selamat Didorong Warga

Awal Kemunculan Sinkhole

Personel Tagana Kalurahan Tileng, Ngatijan, mengatakan sinkhole pertama kali pada 4 Maret 2026.

Sinkhole ditemukan setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.

Sang pemilik lahan lah yang pertama kali menemukannya.

"Pemilik lahan akan melakukan aktivitas dan mendapati area lahannya yang berada di tengah itu," kata Ngatijan dikutip dari Kompas.com.

Lubang tersebut pertama kali ditemukan dengan ukuran diameter sekitar 2 meter dan kedalaman 2 meter.

Namun seiring berjalannya hari, ukurannya semakin bertambah dengan kondisi yang terus berubah.

Muncul Retakan

Awal muncul hanya berukuran 2 meter, sinkhole kini terus melebar hingga diameternya menjadi 10 meter.

Kedalamannya pun bertambah mencapai 4 meter.

"Setelah saya ukur itu lebarnya itu 10 meter dan dalamnya itu mencapai 4 meter. Retakan-retakan tanah di sekitar amblesan itu panjangnya untuk per hari ini itu sampai 10 meter dan itu retakannya tidak hanya di satu retakan tapi ada beberapa retakan yang memang mengelilingi sinkhole ini," ujarnya.

Selain itu, di sekeliling lubang juga muncul retakan.

Munculnya retakan ini menandakan kondisi tanah yang masih labil.

Dikarenakan lahan tersebut masih aktif untuk kegiatan pertanian, warga memasang pembatas sederhana di sekitar lokasi.

Pembatas dibuat menggunakan batang singkong.

"Memang karena ini semakin hari itu semakin lebar ini untuk sementara waktu tadi saya pasangi pembatas menggunakan batang singkong," kata Ngatijan.

Baca juga: Mahasiswi UNY Datangi Damkar Kulon Progo Yogyakarta, Malu-malu Minta Tolong Bukakan Tumbler Macet

SINKHOLE LAHAN WARGA - (kiri) Ilustrasi sinkhole. (kanan) Sinkhole yang muncul di ladang milik Warga Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta (Kompas.com/Markus Yuwono | Dok Tagana Kalurahan Tileng)

Langkah Lanjutan dari BPBD

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mengonfirmasi telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut dan kini sedang melakukan pendataan di lapangan.

Langkah awal ini dilakukan untuk memastikan kondisi serta dampak yang ditimbulkan sebelum penanganan lebih lanjut ditentukan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarta, menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan bergerak sendiri.

Ia menyebutkan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam proses penanganan.
"Untuk penanganan ke depan biasanya kami menggandeng perguruan tinggi untuk melakukan koordinasi dan pengecekan di lapangan," kata Edy.

Pendekatan tersebut dinilai penting agar setiap keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Menurutnya, fenomena sinkhole bukan persoalan sederhana yang bisa ditangani secara instan.

BPBD menilai perlu adanya kajian mendalam sebelum menentukan langkah konkret di lapangan.

"Untuk menanggulanginya dasarnya dari situ riset atau penelitian terlebih dahulu baru kita bisa menentukan langkah tindak lanjutnya akan kami lakukan seperti apa," imbuhnya.

Dengan pendekatan berbasis penelitian ini, diharapkan penanganan yang dilakukan nantinya lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

(TribunTrends/Ninda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.