TRIBUNMANADO.CO.ID - Satu lagi atlet muda Sulawesi Utara yang masuk jajaran petarung level internasional.
Kini datang dari cabang olahraga Muaythai.
Muay Thai adalah seni bela diri tradisional dan olahraga nasional Thailand yang dikenal sebagai "Seni Delapan Tungkai" (Art of Eight Limbs).
Tekniknya menggunakan kombinasi pukulan, tendangan, siku, dan lutut untuk bertarung jarak dekat.
Seni ini berakar dari teknik tempur prajurit Siam kuno (Muay Boran) yang kini populer di dunia.
Atlet Muaythai Sulut itu adalah Wulan Eclesia Yoseph.
Dirinya kini siap bertarung di ajang bergengsi IFMA World Championship 2026.
IFMA akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 16-26 Juni 2026.
Kompetisi bergengsi ini menjadi ajang utama bagi atlet Muaythai dunia, termasuk Indonesia yang memecahkan rekor dengan mengirimkan 30 atlet.
Singapura juga berencana mengirimkan tim penuh untuk bertanding
Ketua Muaythai Sulawesi Utara, Gladis Mangundap, secara resmi mengumumkan pengutusan atlet berbakat asal Bumi Nyiur Melambai ini untuk berlaga di ajang internasional bergengsi, IFMA World Championship 2026.
Srikandi muda kelahiran Manado, 19 September 2006, dijadwalkan akan turun bertanding di Kelas 54 Kg.
Wulan akan bersaing dengan petarung-petarung tangguh dari seluruh dunia.
Gladis Mangundap menyatakan bahwa pengutusan Wulan adalah bukti bahwa potensi atlet daerah tetap harus mendapatkan panggung di level dunia.
Menurutnya, Wulan Eclesia Yoseph adalah representasi dari kerja keras dan bakat luar biasa yang dimiliki Sulawesi Utara.
"Kami memastikan keberangkatannya ke Kuala Lumpur adalah untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah IFMA World Championship," ujar Gladis, saat dihubungi Tribun Manado, Com, Jumat (1/5/2026).
Pemanggilan Wulan masuk ke dalam daftar atlet terbaik yang menjalani persiapan intensif.
Melalui mekanisme Pelatnas Mandiri, para atlet terpilih menjalani latihan rutin di daerah masing-masing dengan pengawasan ketat dari PBMI guna memastikan kondisi fisik dan teknik berada di level puncak sebelum bertolak ke Malaysia.
“Langkah pengutusan ini selaras dengan visi Ketua Umum PBMI, La Nyalla Mattalitti, yang terus menekankan pentingnya transparansi dan ketaatan administrasi di bawah naungan IFMA dan KONI, guna memastikan atlet Indonesia diakui secara sah di forum internasional.
Keikutsertaan Wulan di kelas 54 Kg diharapkan mampu menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa pembinaan Muaythai di Sulawesi Utara tetap berjalan solid dan berorientasi pada prestasi dunia,” pungkasnya.
Profil Singkat Atlet:
Nama: Wulan Eclesia Yoseph
Tempat, Tanggal Lahir: Manado, 19 September 2006
Kelas Pertandingan: 54 Kg
Ajang: IFMA World Championship 2026 (Kuala Lumpur, Malaysia).
Diketahui, IFMA Wolrd Championship 2026 akan menampilkan berbagai disiplin ilmu Muaythai.
Kegiatan ini menjadi salah satu ajang terpenting dalam kalender muaythai.sport tahun 2026.