Bupati Seluma Usulkan Program Rumah Burung Hantu ke Kementan untuk Atasi Hama Tikus
Ricky Jenihansen May 02, 2026 03:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA - Bupati Seluma, Teddy Rahman, mengusulkan program pembangunan rumah burung hantu kepada Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia sebagai upaya mengatasi hama tikus di sektor pertanian.

Usulan tersebut disampaikan saat audiensi bersama Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan Kementan, Kamis (30/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Teddy Rahman didampingi Kepala Dinas Pertanian Seluma, Arian Sosial, untuk menyampaikan sejumlah program prioritas pertanian di Kabupaten Seluma.

Salah satu program yang diusulkan yakni pembangunan rumah burung hantu sebagai bagian dari pengendalian hama terpadu di kawasan pertanian.

Menurut Teddy Rahman, program tersebut dinilai efektif sebagai solusi alami untuk menekan populasi hama tikus yang selama ini menjadi ancaman utama bagi petani.

“Program rumah burung hantu ini menjadi solusi alami untuk menekan populasi hama tikus yang sering merusak tanaman petani,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).

Usulan Program Pertanian Lainnya

Selain program pengendalian hama, Bupati Seluma juga mengajukan sejumlah usulan lain, di antaranya rehabilitasi jaringan irigasi pertanian melalui program Calon Petani Calon Lokasi (CPCL).

Ia menilai bahwa perbaikan sistem irigasi sangat penting untuk mendukung keberlanjutan produksi pertanian masyarakat.

“Perbaikan sistem irigasi sangat penting untuk mendukung keberlanjutan produksi pertanian masyarakat,” ujar Teddy Rahman.

Bupati juga mengusulkan sinkronisasi pembangunan infrastruktur pendukung pertanian guna meningkatkan produktivitas petani.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur irigasi yang memadai akan sangat berpengaruh terhadap stabilitas hasil panen, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan cuaca dan kondisi lingkungan.

Harapan Realisasi Program

Selain itu, dalam audiensi tersebut, Bupati Seluma juga mengusulkan program penanganan kerusakan lahan akibat banjir.

Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan dapat segera direalisasikan oleh pemerintah pusat.

“Kami berharap dukungan penuh dari Kementerian Pertanian agar program irigasi, pemulihan lahan pascabanjir, dan pengendalian hama ini dapat segera direalisasikan,” tegasnya.

Teddy Rahman menambahkan bahwa realisasi program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, mempercepat pemulihan lahan terdampak bencana, serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Seluma.

"Kita melalukan jemput bola program ini, menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu sektor unggulan daerah," ucap Teddy Rahman.

Dengan adanya dukungan program nasional, diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat tani di Kabupaten Seluma.

"Kita berharap program ini dapat segera dikucurkan, untuk meningkatkan kesejahteraan petani kita di Seluma," pungkas Teddy Rahman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.