Reaksi Keras KDM Pintu Perlintasan KA di Bekasi Masih Dijaga Ormas seusai Tragedi, Sudah Diperingati
Mellinia Pranandari Putri Krist May 02, 2026 02:42 PM

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi geram soal penanganan palang pintu kereta api pasca tragedi kecelakaan di Bekasi Timur.

KDM geram lantasan pintu perlintasan itu masih dijaga oleh ormas di tengah bahaya keselamatan lalu lintas pasca kecelakaan.

Dalam pernyataannya, KDM meminta aparat kepolisian menertibkan ormas yang menguasai perlintasan sebidang di Kota Bekasi.

Dedi Mulyadi juga menyoroti bagaimana ormas itu menjaga perlintasan dengan palang manual.

KDM menegaskan bahwa aset publik tak boleh dikuasai oleh kelompok tertentu untuk kepentingan pribadi.

"Nih, pintu perlintasan yang kemarin musibah, masih dijagain sama orang," kata KDM.

"Ini bukan kewajiban mereka, ini kewajiban aparat," tegasnya.

KDM juga sudah langsung menelepon Wali Kota Bekasi, namun mendapatkan respons yang lambat.

KDM mengaku gelisah soal respons penanganan oleh pegawai terkait, yang tak tegas mengatasi perlintasan tersebut.

Dalam update terbaru, KDM lantas mengapresiasi aparat kepolisian, bersama TNI dan Polri serta Dishub yang kemudian turun langsung.

Dedi Mulyadi menegaskan, pihaknya sudah memerintahkan Kepala Dishub mempersiapkan pintu perlintasn digital di lokasi kecelakaan tersebut.

"Saya sudah minta Kepala Dishub menyiapkan pintu lintasan otomatis," tegas KDM pada Jumat (1/5/2026).

KDM juga menegaskan, semua perlintasan kereta di Jawa Barat harus menggunakan pintu lintasan otomatis baik yang resmi dan tidak resmi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.