Iran Lontarkan Gelombang Besar Serangan Rudal & Drone ke Israel, Laser di Uni Emirat Arab Unjuk Gigi
Aura Dewi Arafuru May 02, 2026 02:42 PM

Iran melontarkan gelombang besar serangan rudal berat hingga drone serang satu arah ke Israel.

Sebagai antisipasi, sistem senjata canggih termasuk laser mutakhir yang dikirim ke Uni Emirat Arab "unjuk gigi".

Mengutip Al Mayadeen pada (2/5), kabar ini dilaporkan oleh sumber utama "Financial Times" pada (1/5/2026) waktu setempat.

Lebih tepatnya dilaporkan bahwa Israel telah mengirim sistem senjata canggih, termasuk laser mutakhir, ke Uni Emirat Arab untuk membantu menghadapi gelombang serangan rudal dan drone Iran. 

Pengerahan itu menjadi satu di antara kerja sama pertahanan besar pertama, yang oleh seorang pejabat regional disebut sebagai bukti “nilai persahabatan dengan Israel”.

Menurut sumber utama, Israel mengerahkan sistem pengawasan Spectro ke UEA untuk mendeteksi drone hingga 20 km.

Serta mengirim sistem laser Iron Beam guna menghadapi roket dan drone jarak pendek—keduanya dilaporkan pertama kali ditempatkan di negara tersebut.

Laporan pun menyebut Israel juga mengirim sistem Iron Dome ke UEA, disertai puluhan personel militer untuk mengoperasikannya, serta tambahan sistem dan pasukan lainnya.

Sejumlah pihak terkait, termasuk produsen dan otoritas resmi, menolak memberikan komentar.

Israel bahkan dilaporkan memberikan intelijen real-time kepada UEA terkait peluncuran rudal Iran.

Sementara lebih dari 500 rudal dan 2.000 drone Iran sebagian besar berhasil dicegat berkat sistem pertahanan, termasuk buatan Israel.

Iran sendiri menyatakan serangannya merupakan balasan atas dugaan penggunaan pangkalan AS di Teluk untuk aksi militer terhadapnya.

Sebatas informasi, kampanye balasan Iran dengan ribuan rudal dan drone menekan persediaan sistem pertahanan udara AS, Israel, dan negara Teluk, dengan banyak rudal pencegat mahal mulai menipis.

Lonjakan konflik ini mendorong kebutuhan sistem intersepsi yang lebih murah.

Sementara UEA dilaporkan mempertimbangkan modifikasi rudal lama Sidewinder menjadi pencegat darat untuk menghadapi drone yang sulit dideteksi seperti Shahed.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.