Pengawas Wasit Tak Hadiri Technical Meeting, Persiraja Sorot Kedisiplinan
Mursal Ismail May 02, 2026 03:25 PM

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pengawas wasit tidak menghadiri technical meeting pertandingan Persiraja melawan PSMS Medan dalam laga terakhir Liga Pegadaian Championship 2025–2026. 

Technical meeting tersebut berlangsung pada Jumat (1/5/2026) di Hotel Muraya, Banda Aceh.

Ketidakhadiran pengawas wasit dalam pertemuan penting ini menuai protes keras dari pihak Persiraja Banda Aceh. Apalagi dalam beberapa laga terakhir, mereka merasa sering dirugikan oleh keputusan wasit.

Manajer Persiraja, Ridha Mafdhul Gidong, dalam technical meeting tersebut menyampaikan protes atas ketidakhadiran pengawas wasit.

Ia menilai absennya pengawas dalam pertemuan itu menunjukkan ketidakseriusan dalam mengawasi pertandingan, sekaligus ketidak seriusan PSSI dalam menjalankan sebuah pertandingan.

Menurutnya, jika beralasan tidak ada tiket pesawat sangat tidak masuk akal, karena jadwal pertandingan Persiraja melawan PSMS sudah diketahui jauh hari, sehingga seharusnya persiapan dilakukan secara profesional.

Baca juga: Semen Padang di Ambang Degradasi, Berpotensi Kembali bertemu Persiraja

“Pegawas wasit tidak hadir di sini, ini memang menunjukkan tidak ada keseriusan dari PSSI, kalau masalah tiket tidak ada, jadwal kan sudah keluar dari dahulu kala, masak baru beli tiket.

Saya lihat sudah seperti ini dan tidak ingin maju,” uar Gidong.

Gidong juga menegaskan bahwa tanpa kehadiran pengawas wasit sangat fatal dalam penegakan profesionalitas wasit di lapangan.

Hal ini akan membuat wasit tidak akan segan kepada pengawas wasit, karena dia sendiri tidak disiplin.

Ia mencontohkan pertandingan sebelumnya, di mana wasit tidak segan terhadap keberadaan pengawas wasit.

Akibat keputusan wasit yang dinilai tidak profesional, kerap terjadi protes dari penonton, seperti pada pertandingan sebelumnya yang memicu kontroversi.

Baca juga: Jaga Marwah, Persiraja Bawa Satu Poin dari Tegal, Pelatih Sebut Pemain Kelelahan

Katanya, sebenarnya Persiraja pernah beberapa kali kalah di kandang, seperti atas PSMS dan Adhayaksa, tapi tidak ada protes berlebihan dan semuanya menerima kekalahan.

Tapi, kata Gidong, pada pertandingan sebelumnya, beberapa keputusan wasit terlihat jelas secara kasat mata oleh penonton dan memicu reaksi keras di stadion.

Oleh karena itu, Persiraja menuntut agar ke depan wasit dapat lebih profesional dalam memimpin pertandingan.

Pertandingan Persiraja menjamu PSMS akan berlangsung sore ini, Sabtu (2/5/2026) di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh. Laga ini menjadi pertandingan penutup kompetisi musim ini. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.