TRIBUNGORONTALO.COM -- Meta disebut terus mengembangkan perubahan tampilan pada WhatsApp melalui desain baru bertema Liquid Glass.
Setelah sebelumnya pembaruan tampilan mulai diterapkan pada bagian navigasi bawah dan sejumlah elemen di tab Chats, kini perubahan serupa dikabarkan tengah disiapkan untuk tampilan ruang percakapan atau in-chat interface.
Laporan tersebut diungkap oleh WABetaInfo yang menyebut Meta masih melanjutkan pengembangan desain baru tersebut di versi beta WhatsApp melalui TestFlight.
Meski desain Liquid Glass mulai diuji sejak tahun lalu, tampilan baru itu disebut masih belum tersedia secara luas bagi sebagian besar pengguna aplikasi resmi WhatsApp.
Pada Oktober lalu, WABetaInfo melaporkan bahwa desain tersebut mulai digulirkan kepada sebagian pengguna.
Namun hingga kini, proses peluncurannya disebut berjalan cukup lambat.
Di tengah peluncuran yang belum merata, Meta tetap melanjutkan pembaruan desain pada sejumlah bagian aplikasi.
Sebelumnya, pemutar pesan suara di WhatsApp telah lebih dulu mendapatkan sentuhan desain Liquid Glass.
Kini, tampilan baru itu disebut akan diperluas ke seluruh area percakapan dalam aplikasi.
Meski fitur tersebut belum tersedia untuk para penguji beta, WABetaInfo mengaku berhasil mengaktifkan tampilan baru tersebut.
Dalam bocoran yang diungkap, antarmuka terbaru WhatsApp menampilkan floating chat bar serta bilah navigasi semi transparan dengan efek bayangan, kedalaman visual, dan blur.
Perubahan itu dinilai menjadi bagian dari upaya Meta menyelaraskan seluruh tampilan aplikasi dengan konsep desain Liquid Glass sebelum dirilis secara lebih luas.
Namun hingga saat ini belum ada kepastian kapan pembaruan tersebut akan resmi diluncurkan kepada seluruh pengguna.
Laporan itu juga menyebut fitur-fitur beta yang masih berada dalam tahap pengembangan kode sering kali membutuhkan waktu cukup lama sebelum benar-benar dirilis secara resmi.
(*)