PSS Sleman Pasti Ngotot, PSIS Semarang Bakal Main Tanpa Beban
khoirul muzaki May 02, 2026 07:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG- PSIS Semarang bertekad menutup musim Pegadaian Championship 2025/2026 dengan kemenangan saat menghadapi PSS Sleman pada laga pamungkas Grup Timur di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026) malam.


Meski sudah dipastikan bertahan di kompetisi Championship musim depan, skuad Mahesa Jenar tak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam duel krusial bagi kubu tuan rumah tersebut.


Pelatih PSIS, Kas Hartadi, menegaskan timnya tetap membidik performa terbaik di laga terakhir musim ini.


“Persiapan kita sudah siap untuk pertandingan terakhir. Yang pasti kita ingin menampilkan permainan terbaik dan target kita meraih hasil maksimal,” ujar Kas Hartadi dalam jumpa pers di Sleman, H-1 sebelum laga.


Ia mengakui situasi berbeda dialami kedua tim. PSS Sleman membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang promosi langsung  ke kompetisi tertinggi tanah air Superleague, sementara PSIS datang tanpa tekanan.


Namun justru kondisi itu dinilai bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi timnya.


“Kita datang ke sini untuk menang. Walaupun mereka tim terbaik di Grup Timur, kita tetap berusaha meraih hasil terbaik,” tegasnya.


Kas Hartadi juga menyoroti kekuatan lini depan PSS Sleman yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di kompetisi musim ini.


Ia secara khusus menyebut peran Riko Simanjuntak dan Gustavo Tocantins yang memiliki kecepatan, kecerdasan, serta ketajaman di lini serang.


“Mereka punya trio yang menurut saya terbaik di Liga 2 (Championship). Riko punya kecepatan dan dribbling, sementara striker mereka juga tajam dan cerdas,” jelasnya.


Meski demikian, Kas Hartadi menegaskan PSIS tetap percaya diri dengan kekuatan yang dimiliki.


“Kita percaya dengan tim kita. Kita akan main kompak dan kerja keras untuk meredam mereka,” tambahnya.


Dalam kesempatan yang sama, bek senior PSIS, Otavio Dutra, memastikan seluruh pemain siap menghadapi tekanan bermain di kandang lawan.


“Pertandingan ini tidak mudah, kita main di luar. Tapi kita harus fight untuk cari hasil maksimal dan menutup kompetisi dengan yang terbaik,” ujar Dutra.


PSIS sendiri dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh karena ada beberapa pemain yang absen akibat akumulasi kartu. Meski begitu, hal itu tidak mengurangi tekad tim untuk tetap kompetitif.


Dalam laga ini, PSIS dipastikan tak diperkuat M Alwi dan Habil Akbar serta kiper Mariyo Londok.


Laga ini menjadi kesempatan bagi PSIS untuk menunjukkan profesionalisme sekaligus menguji konsistensi permainan di akhir musim. 


Di sisi lain, hasil pertandingan juga berpotensi memengaruhi peta persaingan promosi, membuat peran PSIS tetap krusial meski tanpa beban.


Sementara itu, kubu PSS, bakal menjadikan partai kontra PSIS ini sebagai laga hidup mati.


Super Elja wajib mengamankan tiga poin jika ingin memastikan langkah langsung promosi ke kompetisi Superleague musim depan.


Sebab, jika dalam pertandingan lain meski Persipura mampu memenangkan laga versus Persiku Kudus, PSS tetap unggul secara head to head.


Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menegaskan timnya telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk laga penentuan ini. Ia menilai tekanan justru menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil habis-habisan di hadapan pendukung sendiri.


“Kami tahu ini pertandingan yang sangat penting. Semua pemain sudah siap secara mental dan fisik. Kami ingin menutup fase grup dengan kemenangan,” ujarnya.

Baca juga: Rumah Oknum Kiai Cabul Pengasuh Ponpes di Pati Digeruduk Massa


Bermain di Maguwoharjo menjadi keuntungan tersendiri bagi PSS. Dukungan penuh suporter diharapkan mampu mendongkrak semangat tim, sekaligus memberi tekanan kepada lawan.


Secara performa, PSS menunjukkan tren positif dalam beberapa laga terakhir. Konsistensi lini belakang serta efektivitas serangan menjadi modal penting menghadapi PSIS yang juga dikenal memiliki kualitas merata di setiap lini.


Di sisi lain, kewaspadaan tetap menjadi perhatian utama. PSIS dipastikan tidak akan datang tanpa ambisi, sebab posisi mereka di klasemen sudah dipastikan aman dari degradasi.


Adapun winger PSS Sleman, Terens Puhiri menegaskan bahwa seluruh pemain memahami arti penting laga ini bagi masa depan klub.


“Ini bukan hanya soal tiga poin, tapi soal membawa PSS kembali ke level tertinggi. Kami akan berjuang sampai menit terakhir,” tegasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.