Pernyataan Resmi Persib Soal Tudingan Rasisme Oleh Marc Klok: Tuduhan Serius
Kemal Setia Permana May 02, 2026 07:11 PM

TRIBUNJABAR.ID- Kemenangan telak Persib 4-2 atas Bhayangkara FC berbuntut tudingan yang bikin panas kuping Persib dan Bobotoh.

Tuduhan serius dilontarkan Bhayangkara FC yang menuding Kapten Persib, Marc Klok, melakukan tindakan rasisme terjadap pemain Bhayangkara, Henri Doumbia. 

Menanggapi tuduhan tindakan rasisme yang diarahkan kepada Marc Klok, Persib menyampaikan pernyataan resmi melalui akun Instagram @persib.

Berikut pernyataan resmi yang disampaikan klub:

Sebagai klub sepakbola profesional, Persib berdiri tegak dalam menjunjung tinggi nilai integritas, sportivitas, dan penghormatan terhadap keberagaman. Persib tidak mentolerir segala bentuk tindakan rasisme dalam kondisi apa pun.

Pada saat yang sama, Persib juga memiliki tanggung jawab untuk melindungi setiap anggota timnya. Dalam konteks ini, kami menyatakan dukungan penuh kepada kapten tim kami, Marc Klok, yang telah menyampaikan secara tegas bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan rasisme sebagaimana yang dituduhkan.

Persib menegaskan bahwa setiap tuduhan serius harus didasarkan pada fakta dan bukti yang jelas. Oleh karena itu, kami mendorong agar proses yang berjalan dilakukan secara objektif, transparan, dan adil oleh pihak yang berwenang.

Kami mengajak semua pihak untuk menahan diri, tidak berspekulasi, serta tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah demi menjaga kondusivitas kompetisi dan ekosistem sepak bola Indonesia.

Demikian pernyataan ini kami sampaikan.

MANAJEMEN PT Persib BANDUNG BERMARTABAT

Baca juga: Rahasia Persib Menang Ada di Ruang Ganti, Ucapan WHU yang Sedang Sakit Bangkitkan Motivasi Pemain

Dalam kesempatan yang sama, Marc Klok pun menyampaikan bantahan serupa secara resmi melalui akun @Persib:

"Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya.

Sepanjang karier saya, saya telah berbagi ruang ganti dengan pemain dari berbagai latar belakang, budaya, dan kebangsaan.

Rasa hormat selalu menjadi nilai utama bagi saya, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Orang-orang yang mengenal saya, termasuk rekan setim, pelatih, dan orang-orang terdekat, mengetahui siapa saya dan nilai-nilai yang saya pegang.

Serangan Persib Bandung terhadap Bhayangkara FC pada pertandingan pekan ke-30 Super League 2025-2026, di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung. Kamis (30/4/2026). Laga berakhir 4-2 untuk keunggulan Maung Bandung.
SUNDUL BOLA - Pemain Persib, Berguinho, menyundul bola dalam laga kontra Bhayangkara FC pada pertandingan pekan ke-30 Super League 2025-2026, di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung. Kamis (30/4/2026). Laga berakhir 4-2 untuk keunggulan Maung Bandung. (Dok. Persib)

Satu hal yang pasti, saya selalu memimpin dengan memberi teladan.

Baik selama maupun setelah pertandingan, untuk memahami situasi yang terjadi serta mengklarifikasinya dengan sikap hormat dan tenang. 

Henri Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan kick-off. Kami berusaha segera melanjutkan permainan untuk mengejar ketertinggalan.

Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, 'Give me the ball back.' Kami kemudian membicarakan hal tersebut. la meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata 'black'". (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.