TRIBUNPADANG.COM, SIJUNJUNG - Husnal Petra secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sijunjung periode 2026-2029 melalui proses aklamasi dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang berlangsung di Star Cafe Tapian Nanto Nagari Sijunjung, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sumbar, Sabtu (2/5/2026).
Berdasarkan siaran pers resmi yang diterima, pemilihan ini menjadi puncak dari rangkaian agenda evaluasi kepengurusan sebelumnya. Proses pencalonan awalnya memunculkan tiga nama kuat yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin organisasi konstituen Dewan Pers tersebut, yakni Husnal Petra, Ogi Gunardi, dan Saptarius.
Akan tetapi dalam kompetisi tersebut terkuak bahwa dua dari tiga bakal calon dinyatakan gugur. Dimana atas nama Ogi Gunardi tersandung masalah kartu anggota non aktif, dan atas nama Saptarius sudah mutasi pada kepengurusan Kota Sawahlunto.
Baca juga: KemenHAM dan PWI Sumbar Bahas Isu HAM hingga Edukasi Lalu Sosialisasi Program Kerja
Kondisi tersebut membuat Husnal Petra menjadi calon tunggal dalam bursa pemilihan.
Sesuai dengan aturan organisasi yang berlaku, pimpinan sidang pleno yang terdiri dari Husnal Petra, Chris Gangga Lalapari, dan Yulicef Anthony akhirnya memutuskan untuk menetapkan Husnal secara aklamasi sebagai ketua terpilih untuk tiga tahun ke depan.
Hadir memantau langsung jalannya suksesi tersebut, Ketua PWI Sumatera Barat (Sumbar) Widya Navies beserta Wakil Ketua Bidang Organisasi, Sawir Pribadi,
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Rommi Delfiano serta Wakil Sekretaris, Effendy dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi/DKP diwakili Sekretaris Emil Mahmudsyah, Ketua SIWO Syaiful Husen.
Dalam sambutannya, Widya Navies memberikan apresiasi atas terselenggaranya Konfercab yang dinilai sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan di tingkat cabang.
Ia menekankan bahwa terpilihnya ketua baru merupakan momentum untuk memperkuat kedisiplinan organisasi di daerah.
Widya juga melontarkan peringatan keras terkait integritas anggota. Ia mengingatkan dengan tegas mengenai larangan bagi anggota PWI untuk merangkap jabatan atau bergabung dengan organisasi wartawan sejenis lainnya yang juga berbadan hukum. Hal ini krusial demi menjaga marwah dan fokus organisasi.
Baca juga: 22 Peserta UKW PWI Sumbar-Diskominfotik Dinyatakan Kompeten, Panitia Sebut 2 Orang Berhalangan Hadir
Selain masalah loyalitas, persoalan administrasi keanggotaan juga menjadi sorotan tajam PWI Sumatera Barat.
Widya meminta seluruh pengurus dan anggota di Sijunjung untuk lebih tertib dalam mengelola masa berlaku kartu anggota, agar kejadian gugurnya calon akibat masalah administratif tidak terulang kembali di masa depan.
"Konfercab bukan sekadar urusan ganti pimpinan, melainkan bagaimana PWI di daerah bisa tumbuh lebih disiplin, maju, dan berkembang secara profesional," tegas Widya.
Husnal Petra yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sijunjung kini mengemban tanggung jawab penuh.
Dalam pidato perdananya, ia menyatakan komitmennya untuk segera menyusun program kerja strategis guna merespons tantangan dunia pers yang kian kompleks.
Husnal menyadari bahwa beban organisasi ke depan akan semakin berat, terutama dalam menjaga kualitas jurnalisme di tengah disrupsi informasi.
Baca juga: Seleksi Pimpinan Baznas Sijunjung Masuk Tahap Krusial, Bupati Tekankan Profesionalitas
Ia menegaskan akan menjalankan roda organisasi secara maksimal dengan merangkul seluruh anggota serta tetap berkoordinasi erat dengan pengurus provinsi.
Untuk melengkapi struktur kepengurusan periode 2026-2029, tim formatur telah dibentuk.
Tim ini terdiri dari Husnal Petra sebagai ketua terpilih, didampingi oleh Sawir Pribadi dan Syaiful Husen, yang bertugas menyusun komposisi pengurus yang dianggap mampu bekerja secara profesional dan sungguh-sungguh bagi kemajuan PWI Sijunjung.