Khofifah Teteskan Air Mata: Bangga Siswa SRMP Mojokerto Kuasai 5 Bahasa
Cak Sur May 02, 2026 10:32 PM

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Tangis haru Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, pecah saat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/5/2026).

Khofifah mengaku takjub melihat perkembangan pesat para siswa di sekolah tersebut, terutama saat menyaksikan sekelompok siswa memberikan sambutan secara fasih dalam 5 bahasa sekaligus. Prestasi ini dianggap sebagai bukti nyata keberhasilan transformasi pendidikan inklusif di Jawa Timur.

Aksi Memukau Pidato 5 Bahasa

Dalam kunjungannya yang berlangsung hangat, Khofifah dibuat terpaku oleh penampilan 50 siswa SRMP 15 Mojokerto. Puncaknya adalah unjuk kebolehan pidato yang disampaikan dalam bahasa:

  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Arab
  • Bahasa Inggris
  • Bahasa Jepang
  • Bahasa Jerman

"Saya sangat terkejut (surprise). Dalam waktu hanya sembilan bulan, anak-anak ini sudah mampu tampil percaya diri dan menguasai lima bahasa. Ini adalah nilai positif luar biasa yang kita lihat dari perkembangan siswa di SRMP 15 Mojokerto," ujar Khofifah kepada SURYA.co.id.

Momen Haru 'Laskar Pelangi'

Suasana di lokasi berubah menjadi sangat emosional ketika lagu Laskar Pelangi dilantunkan bersama. Gubernur Khofifah terlihat beberapa kali menyeka air mata. Baginya, semangat para siswa Sekolah Rakyat mencerminkan harapan besar bagi masa depan pendidikan Indonesia yang merata dan berkualitas.

Khofifah menilai, bahwa kemampuan literasi dan bahasa asing para siswa bukan sekadar capaian akademik, melainkan representasi dari kesehatan mental dan interaksi sosial yang berkembang baik.

"Pertumbuhan fisiknya terlihat, kesehatannya membaik, interaksi sosialnya berkembang, dan prestasinya meningkat. Ini sangat membahagiakan bagi saya secara pribadi maupun sebagai kepala daerah," tambahnya.

Undangan Khusus ke Tingkat Provinsi

Sebagai bentuk apresiasi tertinggi, Khofifah memberikan instruksi langsung kepada Kepala Sekolah SRMP 15 Mojokerto untuk membawa para siswa tersebut ke peringatan Hardiknas tingkat Provinsi Jawa Timur.

"Saya minta kepada Pak Kasek untuk mengundang mereka di Hardiknas yang diperingati di provinsi tanggal 4 Mei besok lusa. Saya ingin mereka membacakan pidato dalam lima bahasa di depan audiens yang lebih luas agar menjadi inspirasi bagi sekolah lain," tegasnya.

Acara tersebut juga diwarnai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur. Khofifah menekankan, bahwa program Sekolah Rakyat adalah solusi pendidikan bermutu yang inklusif dan berdaya saing bagi masyarakat menengah ke bawah.

Apresiasi dari Pihak Sekolah dan Siswa

Kepala Sekolah SRMP 15 Mojokerto, Heri Susanto, menyambut haru dukungan langsung dari orang nomor satu di Jawa Timur tersebut. Menurutnya, kehadiran Khofifah menjadi suntikan motivasi bagi tenaga pendidik untuk terus berinovasi.

"Kami berterima kasih atas perhatian luar biasa ini. Dukungan Pemprov Jatim adalah energi penting dalam mendorong kemajuan siswa kami," kata Heri.

Senada dengan sang kepala sekolah, Amanda Rachmatya Meisya, salah satu siswa yang tampil, merasa bangga bisa menunjukkan kemampuannya di hadapan Gubernur.

"Saya sangat senang dan bangga. Ini membuat kami makin semangat untuk terus berprestasi," pungkas Amanda.

Perayaan Hardiknas 2026 ini, menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang memanusiakan manusia sesuai cita-cita Ki Hajar Dewantara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.