SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur (Jatim) tancap gas melakukan akselerasi mesin politik menyongsong dinamika tahun 2026.
Ketua DPD Golkar Jatim, Ali Mufthi, menginstruksikan seluruh jajaran untuk menuntaskan konsolidasi struktural hingga tingkat desa dan kelurahan paling lambat pada Juni 2026 mendatang.
Langkah strategis ini ditegaskan Ali Mufthi pasca memimpin Rapat Konsolidasi di Kantor DPD Golkar Jatim, Surabaya, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, penguatan lini bawah bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan fondasi utama untuk memastikan partai berlambang pohon beringin ini tetap relevan dan optimal dalam menangkap aspirasi publik yang kian dinamis.
Ali Mufthi menekankan, bahwa efektivitas partai politik sangat bergantung pada kesehatan struktur di tingkat paling bawah. Oleh karena itu, target penyelesaian struktur di tingkat desa/kelurahan menjadi harga mati bagi pengurus di tingkat kabupaten dan kota.
"Target kami, Juni 2026 seluruh struktur hingga tingkat kelurahan dan desa harus sudah tuntas. Konsolidasi ini menjadi sarana penting guna memastikan partai tetap optimal dalam menangkap aspirasi publik," ujar Ali Mufthi dalam keterangannya kepada SURYA.co.id, Sabtu (2/5/2026).
Dalam lanskap politik Jawa Timur yang kompetitif, kekuatan struktur di level terbawah berfungsi sebagai:
Menyadari perubahan demografi pemilih, Golkar Jatim kini mulai menitikberatkan perhatian pada generasi muda dan perempuan. Ali Mufthi menyebut kelompok ini sebagai pemilih kritis yang membutuhkan pendekatan berbeda.
"Kami siapkan kader utama dari kalangan anak muda dan perempuan untuk diberikan ruang strategis. Tidak hanya sekadar pelengkap, kami dorong peningkatan kapasitas mereka, baik secara manajerial maupun kemampuan mengartikulasikan aspirasi generasi mereka," ungkapnya tegas.
Selain penguatan struktur internal, lini legislatif juga mendapat sorotan tajam. Ali Mufthi meminta seluruh anggota Fraksi Golkar di DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk menunjukkan kinerja nyata.
Untuk menunjang hal tersebut, Golkar Jatim telah menyiapkan serangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) guna meng-upgrade kapasitas para wakil rakyat tersebut.
“Fraksi adalah etalase partai. Mereka harus terus di-upgrade agar bisa benar-benar hadir bersama masyarakat. Jika etalasenya bagus, maka kepercayaan publik terhadap partai akan otomatis meningkat,” pungkas Ali.