Kolaborasi Kwarcab dan Dinas Pendidikan Trenggalek, Kepsek Jembatani Pembelajaran Pramuka di Kelas
Rendy Nicko May 03, 2026 11:02 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Trenggalek melakukan Orientasi Majelis Pembimbing Gugus Depan dengan mengusung tema 'Konstruktif Kolaboratif'.  

Kepala Dinas Pendidikan Agus Dwi Karyanto menjelaskan hasil dari kegiatan ini Kepala Sekolah bisa menjembatani antara Pembelajaran di kelas dengan menggunakan metode Kepramukaan.

"Sehingga anak anak di kelas bisa belajar dengan riang gembira," ulas Agus Dwi Karyanto dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026) malam.

Ia menambahkan kegiatan ini sesuai dengan tujuan Gerakan Pramuka yaitu tentang pembinaan karakter.

Baca juga: Pemprov Jatim Awasi 2.000 Lapak Hewan Kurban di Idul Adha 2026, Harus Punya Ijin dan Sesuai SOP

Selain itu, ia berharap semoga dengan kamabigus memahami metode kepramukaan maka pendidikan karakter di satuan pendidikan bisa ditingkatkan.

"Karena 7 kebiasaan anak hebat Indonesia juga ada di Gerakan Pramuka," bebernya.

Selain itu Kwarcab Gerakan Pramuka Trenggalek menggandeng Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek mengingat Kwarcab Gerakan Pramuka Trenggalek adalah binaan Dispora Kabupaten Trenggalek. 

Senada Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Trenggalek, Mahsun Ismail menerangkan kegiatan ini diikuti oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan yang mana dijabat oleh Kepala Sekolah yang berpangkalan SD/MI se-Kwarran Trenggalek. 

"Kwarcab Trenggalek menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, karena Gugus Depan ada di satuan pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan," ujar Mahsun Ismail

Mahsun berharap sesuai harapan dari Plt Kadispora, melalui gerakan pramuka lahir generasi generasi muda yang bertalenta dan berbakat . 

"Tentu ini peluang bagi dispora untuk mencetak anak-anak yang mempunyai skill untuk dibina lebih lanjut," imbuhnya.

Selain itu, kegiatan kepramukaan juga banyak melahirkan atlet-atlet baru. Yang mana ini adalah bibit penerus atlet olahraga yang ada di Kabupaten Trenggalek. 

Oleh karena itu, Mahsun mengaku prinsip konstruktif dan kolaboratif ini sangat perlu untuk ditingkatkan. Sehingga generasi muda sekarang melihat pramuka tidak hanya berada di hutan dan bertepuk saja.

Baca juga: Persiapan Sudah 95 Persen, CJH Trenggalek Berangkat 18 Mei 2026 Mendatang

"Namun anggota pramuka bisa menjadi generasi yang berkarakter dan bertalenta," katanya.

Mahsun menerangkan melalui orientasi ini, Kamabigus lebih semangat untuk membina adik-adik di satuan pendidikan. Untuk mengedepankan pendidikan karakter dan mengembangkan bakat.

"Yang pasti pengembangan bakat sesuai kemampuannya melalui Gerakan Pramuka," tandasnya.

(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.