TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Sebanyak 117 pelajar di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan menanti pengumuman akhir seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.
Mereka yang bertahan pada tahap akhir seleksi atau pantukhir terdiri dari 47 laki-laki dan 70 perempuan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Maros, Herwan mengatakan saat ini proses seleksi memasuki tahap akhir.
Mantan Camat Moncongloe menyebut, panitia kini menunggu hasil perangkingan nilai dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Tahapan saat ini adalah tahap akhir pantukhir, yaitu menunggu perangkingan nilai dari BPIP,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Herwan menjelaskan, peserta yang masuk peringkat 1 hingga 72 akan diumumkan lulus pada awal Juni 2026.
“Rinciannya, 36 laki-laki dan 36 perempuan,” ujarnya.
Herwan menyebut, penilaian peserta dilakukan dari beberapa tahapan seleksi.
Tahapan seleksi tersebut meliputi tes berbasis CAT yang mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU), tes kesehatan, tes parade, tes Peraturan Baris Berbaris (PBB), tes samapta, hingga tes wawancara.
“Nilai tersebut langsung diinput panitia seleksi ke aplikasi BPIP, sehingga kami tinggal menunggu hasil pengumuman dari BPIP awal Juni ini,” katanya.
Setelah pengumuman akhir, peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti pemusatan diklat dan karantina selama 10 hari.
"Mereka juga akan mengikuti pemusatan latihan mulai pertengahan Juli 2026," bebernya.
Diketahui, total pendaftar Paskibraka 2026 melalui Sistem Aplikasi Transparansi Paskibraka BPIP mencapai 216 orang, terdiri dari 94 laki-laki dan 122 perempuan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 196 peserta dinyatakan lulus administrasi, dengan rincian 84 laki-laki dan 112 perempuan.
Sementara yang bertahan hingga Pantukhir hanya 117 orang.
Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian seleksi dengan semangat.
Ia berharap para peserta yang terpilih nantinya mampu menjalankan tugas sebagai Paskibraka dengan penuh tanggung jawab.
“Ini adalah kehormatan besar. Kami berharap yang terpilih benar-benar mampu mengemban tugas pengibaran bendera pada HUT RI 2026 dengan baik,” katanya. (*)