TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Perayaan Hari Raya Trisuci Waisak 2026, ratusan umat Buddha dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat memadati Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya Pontianak, di Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, untuk mengikuti ziarah dan karya bakti sosial.
Hal itu dilakukan, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus penguatan nilai-nilai kebajikan.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan semata, tetapi juga dimaknai sebagai ruang kontemplasi untuk menghubungkan ajaran Dharma dengan semangat kebangsaan.
Ketua Panitia Waisak Bersama 2026, Hendro, menyebut ziarah ini menjadi langkah awal untuk menanamkan kembali kesadaran akan pentingnya pengorbanan dan nilai perjuangan dalam kehidupan modern.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga belajar meneladani semangat mereka dalam menjaga persatuan dan kedamaian,” katanya kepada tribunpontianak.co.id, Minggu 3 Mei 2026.
• Pemkab Kubu Raya Atensi Jalan Ujung Pandang 2, Target Perbaikan Tahun Ini
Menurutnya, nilai perjuangan tersebut sejalan dengan ajaran Dharma yang menekankan cinta kasih, kebijaksanaan, dan hidup harmonis dengan sesama.
Hal senada juga disampaikan Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Barat, Yanto.
Ia menegaskan bahwa perayaan Waisak tahun ini mengangkat tema Dharma sebagai landasan moral dan kebijaksanaan, dengan subtema cinta kasih dalam menjaga perdamaian dunia.
“Waisak bukan hanya perayaan ritual, tetapi momentum untuk menghadirkan nilai Dharma dalam tindakan nyata. Umat diajak berkontribusi menciptakan harmoni sosial di tengah keberagaman,” jelasnya.
Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, ia menilai peran umat beragama, termasuk umat Buddha, menjadi penting dalam menjaga keseimbangan dan kedamaian di masyarakat.
Ziarah di Taman Makam Pahlawan ini pun diharapkan menjadi pengingat kolektif bahwa nilai-nilai perjuangan, cinta kasih, dan kebijaksanaan tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus terus hidup dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat tersebut, rangkaian Waisak 2026 di Kalimantan Barat diharapkan tidak hanya memperkuat spiritualitas umat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya masyarakat yang damai dan harmonis. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!