TRIBUNBANYUMAS.COM, BREBES – Remaja berinisial AF (17) ditemukan tewas tertelungkup di selokan di wilayah Desa Wanacala, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (02/05/2026).
Menurut keluarga, korban pergi dari rumah pada Jumat (1/5/2026) malam, setelah dijemput seorang teman mengendarai sepeda motor.
AF merupakan warga Desa Dukuhwringin, Kecamatan Wanasari, Kabuapten Brebes.
Dari autopsi luar, ditemukan luka akibat benda tanjam yang mengenai pembuluh darah besar pada kaki kanan korban dan luka pada bagian tangan.
Al Fadla, saudara kembar AF, mengaku syok melihat foto penemuan jenazah remaja di selokan beredar di Facebook.
"Saya tahu itu kembaran saya setelah melihat wajahnya di Facebook," ujarnya, Minggu (3/5/2026) dini hari.
Baca juga: Harga Bawang Merah Lokal Brebes Dikhawatirkan Anjlok, Kalah Saing dengan Bawang Bombay Mini Ilegal
Menurut Fadla, korban terakhir terlihat pada Jumat malam setelah dijemput seorang teman menggunakan sepeda motor.
Sejak saat itu, korban tidak lagi bisa dihubungi.
"Setelah saya yakin itu kembaran saya, saya coba telepon tapi sudah tidak aktif," katanya.
Keluarga kemudian mendatangi kamar jenazah RSUD Brebes untuk mengidentifikasi korban.
Kini, mereka berharap, aparat segera mengungkap dan menangkap pelaku.
"Harapannya, biar pelaku cepat ketemu dan adik saya juga tenang di alam sana," harap Fadla.
Sementara, Kepala Desa Wanacala Teguh Setiawan membenarkan penemua sesosok mayat remaja di selokan di wilayah Wanacala, Songgom, Brebes.
Saat ditemukan, korban memakai jaket berwarna hitam, kaus hitam, dan celana jeans berwarna hitam.
Baca juga: Kereta Barang Tabrak Tiga Remaja Putri di Bumiayu Brebes, 1 Tewas Alami Luka Berat di Kepala
Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Songgom.
"Belum tau pasti penyebabnya (kematian korban). Infomasinya, pelaku tawuran."
"Di sini memang sering terjadi tawuran-tawuran anak muda," ujarnya.
Sementara, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Songgom Ipda Mashudi menyebut, korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Brebes
"Betul, kami masih mendalami kasus penemuan mayat ini," katanya. (*)