Perahu Bermuatan Besi Tua 3 Ton Tenggelam saat Melintas Madura ke Gresik, 2 ABK Masih Hilang
Dyan Rekohadi May 03, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Perahu memuat besi tua dilaporkan tenggelam di perairan depan pelabuhan umum Gresik pada Sabtu (2/5/2026) malam.

Kecelakaan laut perahu tenggelam ini dialami sebuah perahu dengan lima anak buah kapal (ABK).

Akibat insiden tersebut, satu orang ABK ditemukan meninggal dunia, dua orang masih dalam pencarian, sementara dua lainnya berhasil selamat.

Baca juga: 3 Hari Pencarian, Penumpang KM Dharma Ferry VII yang Terjatuh di Perairan Gresik Ditemukan Meninggal

 

Kronologi Tenggelamnya Perahu

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perahu awalnya berangkat dari wilayah Lumpur, Gresik menuju Kamal, Madura untuk membeli besi tua.

Perahu berangkat sekitar pukul 15.00 WIB dengan lima ABK, kemudian kembali sekitar pukul 19.00 WIB dengan muatan kurang lebih 3 ton besi tua.

Saat melintas di perairan depan pelabuhan umum Gresik sekitar pukul 21.00 WIB, perahu diduga kemasukan air akibat gelombang dari kapal yang melintas.

Perahu kemasukan air, kemudian miring. ABK panik dan akhirnya perahu tenggelam.

Baca juga: Detik detik Penyelematan 2 ABK Perahu Sinar Laut, Terombang-ambing Di Perairan Gresik

 

Daftar Korban

Dalam kejadian tersebut, dua ABK berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas, yakni TB Wales dan KM Kutai Raya. 

Sementara satu korban atas nama S (42), warga Tambak Dalam, Asemrowo, Surabaya, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh tim SAR Satpolairud Polres Gresik dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita.

Adapun dua korban lainnya yang hingga kini masih dalam pencarian adalah H. A(60) dan H (32), keduanya warga wilayah Gresik.

Baca juga: Evakuasi Enam ABK KLM Sejarah Tirta Abadi yang Hampir Tenggelam di Perairan Gresik

 

Operasi SAR Unsur Gabungan

AKP Nyoman Ardita menegaskan, pihaknya bersama Basarnas, BPBD, Ditpolairud, KPLP, Kamladu bersama masyarakat terus melakukan upaya pencarian secara maksimal.

Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi mengatakan, pencarian hari ini dengan membagi tiga SRU (Search Rescue Unit) untuk melakukan pencarian korban.

"Kami membagi 3 SRU untuk menyisir di wilayah TKK  yang terdiri dari Basarnas, Satpolairud Gresik, dan BPBD Gresik," jelasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.