Rekor Fantastis Persebaya di 3 Laga: Menang Plus Clean Sheet Lawan Malut United, Arema FC dan PSBS
Eko Darmoko May 03, 2026 06:35 PM

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya tampil fantastis di tiga laga terakhir Super League 2025/2026, yakni menang dengan skor besar dengan catatan clean sheet.

Yaitu menang 0-2 dari Malut United (23/4/2026). Kemudian menumbangkan Arema FC 0-4 (28/2026). Terakhir, menaklukkan PSBS Biak 4-0 (2/5/2026).

Hasil ini menjadi periode terbaik Persebaya Surabaya sejak ditangani Bernardo Tavares.

Berkat performa menanjak tersebut, Persebaya naik ke peringkat lima klasemen sementara dengan poin 51, selisih dua poin dengan Malut United di peringkat empat.

Persebaya Surabaya masih memiliki peluang finish peringkat empat klasemen akhir, jika tampil konsisten tiga laga tersisa.

"Kemenangan ini penting. Lebih mudah bekerja dengan suasana kemenangan, dengan getaran positif, daripada sebaliknya," kata Bernardo Tavares.

"Saya pikir tim sekarang mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri."

"Saya pikir semua orang tahu apa yang harus dilakukan dengan bola dan tanpa bola."

"Dan dalam sepak bola, hal-hal baik bisa terjadi," tambahnya.

Baca juga: Persebaya Sukses Bungkam PSBS 4-0, Bernardo Tavares Ungkap Kunci Sukses Meraih Kemenangan Telak

Kepercayaan diri itu pulalah yang dinilai pelatih asal Portugal itu menjadi modal tim tiga laga terakhir, pasca mengalami dua kekalahan beruntun, termasuk ketika kalah 1-2 dari Madura United di kandang sendiri.

"Melawan Madura kami bermain bagus."

"Saya perlu memberi tahu mereka dan menunjukkan hal-hal baik yang mereka lakukan," terang Bernardo Tavares.

Kepercayaan diri itu pulalah yang menjadi modal penting pemain menjalani tiga pertandingan terakhir yang tampil impresif.

"Yang terpenting adalah meraih kemenangan, dengan gawang tetap bersih," tegas mantan pelatih PSM Makassar itu.

"Berikan kepercayaan diri, bukan hanya untuk penjaga gawang dan lini pertahanan, tetapi juga untuk lini serang dan lini tengah."

"Karena kami menyerang bersama dan bertahan bersama," tambahnya.

Ia berharap sikap ini ditunjukkan pemain pada tiga laga sisa. Di mana Bernardo Tavares menilai akan menjadi laga tidak mudah.

Dua di antaranya laga tandang menghadapi tim yang sedang berjuang untuk terhindar dari degradasi.

Yaitu menyambangi kandang Persis Solo (9/5/2026). Kemudian menghadapi tuan rumah Semen Padang (15/5/2026).

"Masih ada dua pertandingan away lagi. Ini akan sulit karena kami akan menghadapi dua tim yang berjuang untuk tidak degradasi," terang Bernardo Tavares.

"Terkadang, pertandingan seperti inilah yang paling sulit karena mereka akan bermain dengan mempertaruhkan hidup mereka," pungkasnya.

Baca juga: Fix, Timnas Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Digelar Bulan September-Oktober

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.