Aliran Sungai Terminal Pakupatan Kota Serang Bau Menyengat, Warga Curiga Tercemar Limbah
Ahmad Tajudin May 03, 2026 07:07 PM

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bau menyengat dari aliran anak sungai di kawasan Terminal Pakupatan, Kota Serang, memicu keresahan warga dalam beberapa hari terakhir.

Aroma tak sedap yang disebut menyerupai bau bangkai bercampur gas itu tercium hampir sepanjang aliran sungai yang bermuara dari Komplek BMS, Cipocok Jaya.

Warga menyebut, bau tak sedap itu semakin kuat saat cuaca panas serta angin bertiup kencang.

Meski kondisi air terlihat normal tanpa perubahan warna mencolok, warga justru semakin khawatir adanya dugaan akibat pencemaran limbah. 

Dugaan tersebut menguat setelah ditemukan sejumlah ikan mati di aliran sungai, sementara sumber pasti bau hingga kini belum diketahui.

Kondisi ini dinilai mengganggu aktivitas warga, bahkan memicu keluhan pusing.

Seorang warga, Opi mengungkapkan bau menyengat tersebut sudah berlangsung selama beberapa hari terakhir.

"Baunya udah hampir seminggu, kayak bau bangkai sampai bikin pusing ke kepala. Apalagi kalau musim panas kering ditambah angin, baunya makin menyengat, kayak bau busuk dan gas," ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Baca juga: Waspada! NIK KTP Bisa Disalahgunakan untuk Pinjol, Ini Cara Ceknya di OJK

Ia mengatakan warga sekitar menduga bau berasal dari bangkai hewan. Namun setelah dilakukan penelusuran di sepanjang aliran sungai, tidak ditemukan sumber bangkai seperti yang dicurigai.

"Awalnya kita kira bangkai, tapi sudah dicek dari ujung sungai tidak ada. Bahkan warga Perumahan BMS yang berada di sepanjang jalur juga mengeluhkan hal yang sama," ucap Opi.

Keluhan serupa juga disampaikan warga di wilayah Kemang Patung yang masih berada dalam satu aliran sungai tersebut.

Meski secara kasat mata kondisi air sungai terlihat normal tanpa perubahan warna mencolok, bau menyengat justru memicu kekhawatiran warga akan adanya pencemaran.

"Airnya kelihatan normal, tidak ada warna aneh, tapi baunya sangat menyengat sekali," jelasnya.

Dugaan pencemaran limbah semakin menguat setelah warga menemukan sejumlah ikan sapu-sapu mati di aliran sungai.

"Padahal ikan sapu-sapu itu terkenal kuat, tapi ini bisa mati. Jadi kami curiga ada limbah," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.