Ibadah Haji 2026: Kemenag Sukoharjo Siapkan 7 Kuota Cadangan Antisipasi JCH Batal Berangkat
Ryantono Puji Santoso May 03, 2026 07:29 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma’ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Jemaah Calon Haji (JCH) Sukoharjo kini sudah mulai bersiap untuk berangkat ke Tanah Suci.

Dalam persiapan haji 2026 ini, ada tujuh kuota cadangan untuk mengantisipasi adanya jemaah yang batal berangkat, baik karena kondisi kesehatan maupun perubahan kelompok terbang (kloter).

“Kuota cadangan ini digunakan untuk mengisi kursi yang kosong agar tetap bisa dimanfaatkan oleh jemaah sesuai urutan antrean,” ujar Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Sukoharjo, Abdul Rochman, saat dikonfirmasi TribunSolo.com, Minggu (3/5/2026).

Diketahui, satu JCH asal Kabupaten Sukoharjo gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026.

Jemaah tersebut dinyatakan tidak memenuhi kelayakan kesehatan atau tidak istithaah setelah menjalani pemeriksaan medis.

Baca juga: Masalah Kesehatan, Satu JCH Sukoharjo Gagal Berangkat Haji 2026, Kemenag Siapkan Ganti

“Dari hasil pemeriksaan kesehatan, ada satu jemaah yang dinyatakan tidak istithaah,” katanya.

Kemenag Sukoharjo akan mencarikan pengganti JCH yang gagal tersebut.

Penggantinya merupakan JCH yang masuk porsi cadangan dan sudah melunasi biaya haji.

“Yang diambil adalah antrean teratas atau yang paling dekat dengan jadwal keberangkatan. Jika yang terdekat belum siap, maka akan digantikan oleh berikutnya agar kuota tetap terisi optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan segera menyiapkan dokumen keberangkatan bagi calon jemaah pengganti setelah dinyatakan siap berangkat.

Jemaah Siap Diberangkatkan

Sementara itu, secara umum persiapan keberangkatan jemaah haji asal Sukoharjo disebut berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Termasuk empat Petugas Haji Daerah (PHD) yang seluruhnya dipastikan tetap berangkat sesuai jadwal.

“PHD tidak ada yang batal, semuanya berangkat sesuai rencana,” tegasnya.

RUANG TUNGGU. Jemaah calon haji kloter 1 saat berada di ruang tunggu Bandara Adi Soemarmo untuk menanti pemeriksaan keimigrasian Kerajaan Arab Saudi di sistem Makkah Route, Selasa (21/4/2026). Ada dua jemaah yang batal berangkat dan digantikan jemaah asal Solo.
RUANG TUNGGU. Jemaah calon haji kloter 1 saat berada di ruang tunggu Bandara Adi Soemarmo untuk menanti pemeriksaan keimigrasian Kerajaan Arab Saudi di sistem Makkah Route, Selasa (21/4/2026). Ada dua jemaah yang batal berangkat dan digantikan jemaah asal Solo. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Pada musim haji 2026, kuota haji Kabupaten Sukoharjo mengalami penambahan sebanyak 74 orang, dari 673 menjadi 747 jemaah.

Total keseluruhan jemaah yang akan diberangkatkan mencapai 751 orang, termasuk empat petugas haji daerah.

Rombongan jemaah haji Sukoharjo akan terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 62, 63, 64, dan 67 yang dijadwalkan berangkat pada 12 Mei 2026, serta kloter 81 sebagai kloter terakhir atau penutup.

Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan proses pemberangkatan jemaah haji Sukoharjo dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditentukan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.