Seorang pasien kanker yang kesepian awalnya mencoba memesan makanan dan meminta kurir tersebut menemaninya. Tak disangka, ia justru jadi punya banyak teman.
Mengidap suatu penyakit bukan hanya berkaitan dengan gangguan kesehatan secara fisik saja. Tekanan mental juga seringkali menjadi permasalahan yang banyak dialami pasien-pasien di rumah sakit.
Terlebih mereka yang mengidap penyakit kronis, harus menjalani pengobatan secara rutin, dan banyak pasien yang tidak memiliki pendamping. Rasa kesepian ini lah yang membuat momen pengobatan terasa semakin berat dilalui.
Alasan ini yang kemudian membuat seorang pasien kanker melakukan aksi yang tak biasa. Dilansir dari Food NDTV, (1/5/2026), pasien ini bernama Little Li, ia berasal dari kota Foshan di China.
Tak hanya diminta mengantar makanan, seorang kurir membagikan kisah dirinya menemani pasien pengidap kanker. Foto: Istimewa
|
Perempuan berusia 24 tahun tersbeut diketahui merupakan pasien pengidap kanker darah langka. Proses pengobatan yang panjang, termasuk kemoterapi berulang, membuat Li harus menghabiskan banyak waktu di rumah sakit. Kondisi keluarga yang sibuk membuatnya harus menghadapi masa sulit ini hampir sendirian.
Dalam kondisi tersebut, Li melakukan sesuatu yang tidak biasa. Ia menggunakan aplikasi pesan makanan (food delivery) bukan untuk memesan makanan, melainkan untuk meminta ditemani.
Tak disangka, seorang kurir pengantar makanan yang menerima pesanan tersebut benar-benar memenuhi permintaan itu. Ia datang bukan hanya untuk mengantar makanan, tetapi juga untuk menemani Li.
Kurir makanan tersebut lantas membagikan kisah Li kepada kurir makanan lainnya. Sehingga, pada kemudian hari, justru semakin banyak kurir makanan yang datang menemani Li di rumah sakit.
Kisah yang dibagikannya ternyata menyentuh banyak orang yang ingin ikut membantu. Foto: Food NDTV
|
Para kurir tersebut tidak datang dengan tangan kosong. Mereka membawa berbagai hal sederhana seperti camilan, buku, hingga mainan untuk menghibur Li.
Kisah ini mendadak menyebar lebih luas di media sosial. Sampai-sampai ada kurir dari kota yang berbeda, rela berkendara selama lebih dari tiga jam untuk menjenguk dan menemani Li.
Bahkan seorang penyintas kanker berusia 60-an juga datang membawa bunga dan memberikan semangat kepada Li. Ia memberikan banyak pesan sebagai sesama penyintas kanker untuk membantu Li lebih semangat menjalani pengobatan.
Sampai akhirnya kondisi Li berhasil meningkat lebih stabil dan diperbolehkan untuk pulang. Tak disangka, Li yang awalnya sekadar memesan makanan dan meminta ditemani kini justru punya banyak teman yang peduli dengannya. Kisah haru ini menyentuh banyak hati netizen di China yang mendoakan Li agar cepat sembuh.







